Bolot Akhirnya Tersangka

CIPUTAT, SNOL Muhammad Sulaeman, alias H Bolot, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka kasus pemukulan terhadap Rangga Putra Sadewa (16). Pelawak gaek ini menyusul anak dan menantunya yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Atas statusnya itu, polisi bahkan siap menjemput paksa Bolot untuk menjalani pemeriksaan di Mapolsek Ciputat.
Kapolsek Ciputat, Kompol Alip mengatakan, pihaknya mengancam akan melakukan penjemputan paksa H Bolot jika dalam dua kali pemanggilan tidak memenuhi panggilan. “Kami sudah mengeluarkan surat pemanggilan kepada Bolot, kami minta dia datang pada Rabu (19/12) mendatang,” katanya, Jumat (14/12).
Menurut Alip, dari hasil keterangan dari berbagai saksi yang sudah dimintai keterangan, kepolisian sudah mengarahkan penyidikan lebih dalam terhadap Bolot. “Untuk statusnya masih mengarah pada saksi, namun tidak menutup kemungkinan Bolot juga ditetapkan sebagai tersangka,” tandasnya.
Kanit Reskrim Polsek Ciputat, AKP Syamsudin mengatakan, dari  hasil keterangan dan pemanggilan sejumlah saksi-saksi pihaknya telah melayangkan surat pemanggilan pertama untuk Bolot pada Kamis (13/12). “Kami tunggu tiga hari setelah pemanggilan. Jika tidak datang kita akan kirimkan surat pemanggilan kedua,” ucapnya.
Samsudin menambahkan, jika dalam pemanggilan kedua tidak datang juga, maka akan dilakukan penjemputan secara paksa kepada Bolot. “Kami sudah siapkan pemanggilan kedua untuknya. Kalau pemanggilan kedua tidak datang juga, terpaksa kita akan melakukan penjemputan paksa,” imbuhnya.
Sebelumnya Mulyadi alias Sam, anak Bolot, dan Surya, menantu Bolot telah menyandang status tersangka. Keduanya bahkan sudah ditahan dengan dugaan melanggar Pasal 170 KUHP dengan ancaman kurungan penjara lebih dari lima tahun. “Kasus ini masih terus disidik dan didalami, lihat pekembangannya nanti setelah pemanggilan,” pungkasnya.
Terpisah, di kediamann Rangga Putra Sadewa, Aktifis Perlindungan Anak Seto Mulyadi atau lebih dikenal dengan Kak Seto mengadakan pertemuan dengan Rangga dan kuasa hukumnya Saleh. Dalam pertemuan itu, kuasa hukum dan keluarga berharap Kak Seto tidak melihat kasus itu dari satu pihak, yakni dari Bolot saja. “Kami sudah ceritakan kejadian sebenarnya kepada Kak Seto,” ujar Soleh.
Kak Seto menjelaskan, dirinya sudah lama ingin bertemu dengan Rangga. “Saya sudah mengetahui kronologisnya. Siapapun pelakunya bisa diselesaikan secara hukum, siapapun itu yang melakukan kekerasan pada anak merupakan sebuah pelanggaran,” katanya.
Namun demikian, Seto menegaskan, jika dalam kasus ini ada jalan kekeluargaan silakan diselesaikan secara kekeluargaan. “Kalau jalan kekeluargaan lebih baik, bisa diselesaikan. Namun tindakan kekerasan merupakan sebuah kesalahan dan pelanggaran yang dilakukan, sehingga perlu tindakan secara hukum. Saya siap membantu Rangga,” imbuhnya.
Sebelumnya, Rangga Putra Sadewa, melaporkan  Bolot, anak dan menantunya ke Polsek Ciputat dengan LP 261/ K/XII /2012/Sek Cip, pada Jumat (7/12) lalu. Laporan itu dilayangkan remaja yang mengontrak kepada Bolot lantaran mengalami luka memar, lecet dibagian pipi sebelah kiri, leher dibagian belakang dan punggungnya setelah dikeroyok keluarga Bolot. Rangga sendiri diduga keluarga Bolot telah melakukan pemukulan terhadap Lira Larasati, cucu Bolot. (pane/deddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.