Minimarket Baru Terus Berdiri, Moratorium Tidak Dianggap

PAMULANG,SNOL Kebijakan moratorium atau penghentian sementara pendirian minimarket di Kota Tangsel yang dikeluarkan Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, dalam kenyataannya belum bisa diterapkan. Meski moratorium masih berlaku, semakin banyak saja minimarket baru yang beroperasi.
Pantauan wartawan di sepanjang Jalan Siliwangi, Kecamatan Pamulang, Kamis (27/12), sedikitnya ada tiga minimarket baru yang nampak beroperasi. Minimarket itu dibuka di salah satu bangunan ruko yang ada di sepanjang jalan utama Pamulang. “Minimarketnya baru buka,” tegas Muhaimin, warga sekitar.
Jauh sebelumnya, Walikota Tangerang Tangsel Airin Rachmi Diany melalui pernyataan Sekretaris Daerah (Sekda) Dudung E Diredja telah menetapkan moratorium perizinan minimarket di wilayahnya hingga akhir tahun 2013. Pemberhentian perizinan ini, terkait maraknya minimarket yang belum memiliki izin.
“Kami memberikan moratorium hingga Dinas Perindustrian dan Pedagangan (Disperindag) menyelesaikan minimarket yang tidak berizin,” ungkap Dudung beberapa waktu lalu.
Terkait masih adanya minimarket yang buka meski moratorium masih berlaku, Kepala Disperindag Tangsel Muhammad menyatakan bahwa minimarket yang baru buka tersebut tidak mengeluarkan rekomendasi operasionalnya. “Kami tetap tidak keluarkan rekomendasi, harusnya tidak ada minimarket baru yang dibuka. Kerena kalau tidak ada rekomendasi pasti tidak ada izin,” elaknya.
Muhammad menyatakan akan berinisiatif untuk melakukan koordinasi dengan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Tangsel dan juga Satpol PP setempat untuk melakukan penyidikan dan penyetopan minimarket baru yang buka tanpa izin tersebut.
“Saya juga heran soal itu. Harusnya yang tidak berizin sama statusnya, harus ditertibkan, nanti kami rapatkan soal ini dengan dinas terkait (BP2T dan Satpol PP),” imbuhnya.
Kepala BP2T Tangsel Dadang Sofyan pun menyatakan bahwa, sampai saat ini pihaknya tidak pernah megeluarkan satu surat izin pun kepada pengelola minimarket.
“Coba tanya ke minimarket itu, dari mana mereka dapat izin. Sebab, kami tidak pernah mengeluarkan IUTM (Izin Usaha Toko Modern). Pasti itu tidak ada izinnya,” tulis Dadang melalui pesan singkatnya kepad wartawan. (pane/gatot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.