4 Remaja Tangsel Tenggelam saat Pergantian Tahun di Pantai Cikuya Serang

SERANG, SNOL Perayaan pergantian tahun di Kawasan Pantai Cikuya, Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, berujung duka. Empat wisatawan asal Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), terseret ombak dan tenggelam, saat berenang, Senin (31/12), sekitar pukul 14.00 WIB. Keempat korban ditemukan pada Selasa (1/1), dalam kondisi tak bernyawa.
Keempat korban tewas yakni, yakni Ical Setiawan (17), Farhan Rizaldi (16), Aldo (18)dan Galib (17). Keempatnya merupakan warga Gang Masjid Darussalam, Jalan Aria Putra, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Kepala Seksi Patroli Ditpolair Polda Banten, Kompol Noman menyatakan, peristiwa nahas yang membuat empat nyawa wisatawan melayang tersebut bermula ketika delapan remaja asal Ciputat tersebut berniat menghabiskan malam tahun baru di Pantai Cikuya. Enam remaja putra dan dua remaja putri tiba di pantai berombak besar itu, sekitar pukul 12.00, Senin sebelumnya.
“Tak lama setelah sampai disini (pantai, red), mereka langsung bermain air dan berenang. Sekitar pukul 14.00 peristiwa nahas ini terjadi,” ujar Noman, saat dijumpai dilokasi kejadian kemarin (1/1).
Setelah mendapat laporan laka laut tersebut, pihaknya langsung menerjunkan Tim SAR untuk melakukan pencarian. Namun pencarian hingga malam hari tak kunjung membuahkan hasil. Pencarian kembali dilakukan Selasa (1/1) pagi, melibatkan Tim Gabungan. Sekitar pukul 08.00 WIB, salah seorang korban bernama Aldo berhasil ditemukan sekitar 700 meter ke arah selatan dari lokasi kejadian.
Satu jam kemudian, Farhan berhasil ditemukan sekitar 500 meter ke arah tengah laut dan Galib ditemukan pukul 10.35, tak jauh dari lokasi Farhan ditemukan. Sore harinya, sekitar pukul 15.15, Ical berhasil ditemukan sekitar 2 kilometer arah selatan, tepatnya di perairan belakang Pondok Nurul Fikri, Desa Umbul Tanjung, Cinangka, Kabupaten Serang. “Semua korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Cinangka, dan langsung diserahkan ke pihak keluarga setelah dilakukan visum,” ujar Noman.
Menurut Noman, ombak di sekitar lokasi pantai tengah tidak bersahabat. Sebelumnya juga pihaknya telah mengeluarkan imbauan, agar para wisatawan tidak berenang terlalu tengah, karena ombak sedang besar. “Mereka juga sempat dilarang oleh pengelola pantai,” katanya.
Kepala Desa Pasauran, Eem Ma’rifah mengaku telah memberikan imbauan kepada para pengelola pantai untuk melarang wisatawan berenang. Namun hal itu tak diindahkan oleh para wisatawan. “Itu tulisan larangan juga terpampang besar, karena di lokasi ini sebelumnya juga pernah menelan korban jiwa,” ujar Eem.
Kepala Desa Bulakan Bajuri menyatakan, seluruh korban tewas yang berhasil ditemukan langsung dibawa pulang keluarganya setelah dilakukan visum di Puskesmas Karangbolong. Pihaknya terlibat dalam evakuasi korban, lantaran lokasi pantai tersebut berbatasan dengan wilayah Desa Bulakan. “Kami berharap, imbauan yang disampaikan dituruti oleh para tamu (wisatawan, red). Agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan,” ujar Bajuri, yang mondar-mandir mengantar korban tewas ke Puskesmas.
Sementara itu, tiga korban selamat yang berhasil dijumpai Banten Pos (Satelit News Group) mengatakan, rekannya yang pertama kali terseret ombak yakni Aldo dan Farhan. “Waktu itu Ical dan Galib niatnya mau nolongin, tapi akhirnya malah ikut hilang,” ujar Rendi Saputra (18).
Dikatakan Rendi, ke-empat korban tenggelam merupakan sahabat yang selalu bersama-sama hampir setiap hari, walau mereka berbeda-beda sekolah. “Kami tinggal satu lingkungan, bahkan diantaranya ada juag yang masih saudara. Setiap hari kami bersama, dan sekarang mereka tiada, jelas kami sangat kehilangan,” tutur Sulistiana Vini Saputri (17).
Pantauan, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Anggota Polair Polda Banten, Polsek Cinangkan, Life Guard Pantai Anyar, PMI Provinsi Banten, Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, Tagana Wilayah Serang Barat, menghentikan pencarian setelah korban terakhir bernama Ical ditemukan. (dam/deddy/bnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.