Tender Kereta Bandara Soetta Dimulai Tahun Ini

BANDARA SOETA,SNOL Kementerian Perhubungan saat ini tengah merencanakan pembangunan Kereta Ekspres menuju Bandara Soekarno-Hatta. Hal itu dilakukan guna meningkatkan pelayanan menuju “pintu negara” tersebut. Kementerian yang dipimpin EE Mangindaan itu menargetkan proses tender akan dimulai tahun ini.
Proyek pembangunan jalur ekspres menggunakan pola kemitraan pemerintah dengan swasta atau public private partnership (PPP). Investasi kereta bandara ini menghabiskan dana US$ 2 miliar dengan panjang jalur mencapai 30 km-33 km.
Pembangunan kereta bandara ekspres ini dilakukan oleh Kementerian Perhubungan dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Dimana, PT SMI yang bertugas sebagai pelaksanaa proses tender.
“Tahun ini ditargetkan tender, yang menyiapkan PT SMI. SMI kerjasama dengan Kementerian Perhubungan,” ujar Kepala Pusat Komunikasi Kementerian Perhubungan Bambang S Ervan di Jakarta, Jumat (4/1).
Bambang menuturkan, sebelumnya tender sudah pernah dilakukan, namun tender pada tahun ini dilakukan kembali lantaran ada perubahan mengenai jalur kereta ekspres tersebut. Saat ini jalur yang dipilih adalah Halim, Duri, Dukuh Atas, Pluit, dan Bandara Soekarno-Hatta. “Dulu pernah ditender, tapi berubah lagi maka proses tender diulang lagi,” jelasnya.
Saat ini kata Bambang, pra feasibility study (studi kelaikan) telah selesai. Dari hasil pra studi kelaikan tersebut, dipilih trase Halim, Duri, Dukuh Atas, Pluit, dan Bandara Soekarno-Hatta. “Nantinya jalur kereta tersebut elevated (jalur layang),” jelas Bambang.
Selain Kereta Ekspres, Kemenhub juga menyiapkan rute KRL Commuter Manggarai-Tangerang-Bandara. KRL Commuter akan lebih dahulu diprioritaskan dan targetnya selesai awal 2014. KA Commuter line melewati Tangerang di bawah operasi KAI .
Untuk jangka panjang Kereta Ekspres bandara akan tersambung dengan jalur KRL Commuter Line di Bandara Soekarno-Hatta. Dua rute kereta ini akan terhubung dalam satu stasiun utama di bandara.
“Nanti di dalam bandara pun akan ada kereta internal bandara di bawah Angkasa Pura II. Kereta ini akan melayani penumpang yang akan menuju terminal-terminal dalam bandara,” jelas Bambang.(chi/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.