Lagi 3 Turis Tewas, Sepekan 13 Tenggelam di Selat Sunda

SERANG, SNOL Tiga wisatawan yang hilang terseret ombak Selat Sunda di perairan Pantai Carita, Pandeglang dan Pantai Batusaung, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, Senin (7/1). Tim SAR Gabungan di dua tempat pencarian berhasil menemukan ketiga korban dalam waktu berbeda-beda.
Koordinator Life Guard Provinsi Banten, Ade Irvan membenarkan telah ditemukannya dua korban yang tenggelam di Pantai Carita, Minggu (6/1) lalu. Iqbal Edi Oktabillah (13) –sebelumnya tertulis Ikbal Ade Oktabilah— ditemukan sekitar pukul 07.35 WIB sekitar 500 meter dari lokasi kejadian, tepatnya di depan Hotel Baka Baka Carita. Sedangkan Reza Kurnia (14) ditemukan pukul 12.00 WIB, sekitar 300 meter ke arah Selatan dari lokasi kejadian.
“Sesuai rencana, pagi hari tadi (kemarin, red) kita langsung menyisir lokasi pencarian menggunakan dua boat. Alhamdulillah, keduanya berhasil ditemukan, dan langsung dievakuasi. Korban Reza ditemukan sekitar 30 meter dari bibir pantai, saat cuaca tengah panas-panasnya, sedangkan Iqbal pagi hari tak lama setelahTim SAR Gabungan memulai pencarian,” ujar Ade.
Korban tewas, lanjut Ade, langsung diserahkan ke keluarganya setelah dilakukan visum et refertum di Puskesmas Carita. “Ikbal dibawa keluarganya ke BSD, Serpong, Tangerang Selatan. Kalau Reza langsung dibawa ke Cempaka Putih. Tapi saya kurang tahu alamat persisnya,” ujar Ade.
Kepala Seksi Patroli Ditpolair Polda Banten, Kompol Noman mengatakan, korban tenggelam bernama Radiwan Hari Prakristi (30) warga Pondok Maharta, Kelurahan Pondo Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan ditemukan pada pukul 15.20, sekitar 15 meter dari bibir pantai Villa Batusaung. “Korban ditemukan sekitar 2,5 kilometer ke arah selatan dari lokasi kejadian,” kata Noman.
Kapolsek Cinangka, AKP Suhendro menyatakan, usai dilakukan visum, korban langsung diserahkan kepada ayahnya di Puskesmas Cinangka. Selanjutnya korban dibawa pulang ke Tangerang Selatan untuk dimakamkan. “Langsung kami serahkan kepada ayahnya yang bernama Guntur,” kata Suhendro, kemarin.
Diberitakan sebelumnya, sembilan wisatawan tenggelam, di dua tempat berbeda dalam waktu yang hampir bersamaan, saat menikmati libur akhir pekan, Minggu (6/1). Enam korban berhasil diselamatkan, sementara tiga korban hilang ditelan ombak.
Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, di Kawasan Wisata Anyar, tepatnya di Pantai Batusaung, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang. Di lokasi ini dua wisatawan asal Pondok Maharta, Kelurahan Pondokkacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan terseret ombak saat mereka berenang bersama sejumlah rekan-rekannya. Satu korban bernama Andi (30), berhasil diselematakan setelah terseret ombak sekitar 500 meter dari lokasi kejadian. Sementara satu korban lainnya bernama Rahdiwan (30), hilang ditelan ombak.
Di hari yang sama, tujuh santri Pondok Pesantren Darul Arkom Sawangan, Depok, tenggelam di perairan Pantai Carita. Lima korban berhasil diselamatkan, antara lain Dede Fadillah, Reno Putra, Parhan, Anhar dan Alwin. Sedangkan Reza Kurnia (14) dan Iqbal Edi Oktabillah (13) hilang ditelan ombak. Para santri ini menginap di Hotel Carita Baka Baka, dan berenang tak jauh dari tempat menginap sebelum nahas menghampirinya.

13 Turis Tenggelam

Dalam sepekan terakhir 13 wisatawan tenggelam di Kawasan Wisata Pantai. Dari seluruh korban tenggelam, enam orang berhasil diselamatkan. Sedangkan tujuh korban ditemukan tak bernyawa esok harinya. Korban tenggelam memiliki kemiripan peristiwa, yakni terseret ombak dan tak muncul lagi, hingga akhirnya ditemukan tewas setelah 12 jam lebih menghilang.
Menjelang pergantian tahun, Senin (31/12/2012) lalu empat wisatawan asal Jalan Ariaputra, Gang Darusalam, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, terseret ombak sekitar pukul 14.00 di Pantai Cikuya, Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang. Keempat korban berhasil ditemukan, Selasa (1/1), dalam kondisi tak bernyawa. Keempat korban nahas tersebut, yakni yakni Ical (17), Farhan Rizaldi (16), Aldo (18) dan Galib (17). Mereka merupakan teman sepermainan dan berniat menghabiskan malam tahun baru di pantai, namun berujung duka. (mardiana/bagas/deddy/bnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.