Baru Diperbaiki, Gedung DPRD Banten Rusak Lagi di Sana-sini

SERANG, SNOL Kerusakan Gedung DPRD Banten di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) di Kecamatan Curug, Kota Serang makin parah. Beberapa titik sudah diperbaiki pada akhir tahun 2012 lalu, namun kembali rusak. Bahkan titik-titik lain yang sebelumnya tidak rusak, kini menjadi rusak.
Umumnya kerusakan terjadi pada plafon yang ambruk akibat tidak tahan air hujan dari atap yang bocor, seperti di lantai dua di atas tangga menuju ruangan Fraksi Demokrat. Plafon yang baru diperbaiki sekitar satu bulan yang lalu itu, ambrol. Begitu juga dengan plafon dekat kamar kecil menuju ruang fraksi tersebut.
Plafon dekat tangga menuju ruangan Fraksi Golkar juga ambrol, meski kerusakannya tidak separah plafon arah menuju Fraksi Demokrat. Sedangkan kebocoran di ruangan Fraksi PKB dan Fraksi Gerindra yang sudah lama terjadi dan belum diperbaiki kini bertambah parah. Termasuk di ruangan Fraksi PDIP dan tangga depan Komisi IV.
Ruangan Ketua Fraksi Golkar juga mengalami nasib serupa, temboknya rembes kena air hujan, sehingga karpet lantai basah hingga menimbulkan aroma kurang se_dap. Begitu juga di salah satu sudut ruangan Fraksi PKS yang juga bocor dan menyebabkan lantai tergenang air.
Di lantai tiga, atap bekas ruangan badan anggaran yang kini dibiarkan kosong juga ambruk. Ambruknya atap ruang tersebut merupakan kedua kalinya.
Sekretaris DPRD Banten, Dadi Rustandi mengatakan, pihaknya segera melakukan perbaikan terhadap kerusakan tersebut. ”Perbaikan yang kami lakukan, khusus untuk bagian-bagian tertentu yang belum lama diperbaiki dan masih menjadi tanggungjawab pihak ketiga. Kami juga segera melakukan pemanggilan terhadap pihak ketiga yang sudah melakukan perbaikan gedung itu untuk diminta pertanggungjawabannya,” kata Dadi di Gedung DPRD, Rabu (9/1).
Menurut Dadi, sejak musim penghujan ini, titik-titik kerusakan bangunan tersebut bocor. ”Kami sudah memilihat secara langsung dimana saja titik kerusakan bangunan itu. Termasuk pada plafon, tinggal melakukan perbaikan saja,” ujarnya.
Namun, ketika ditanya berapa anggaran pemeliharaan gedung pada tahun anggaran 2013, Dadi tidak mau mengungkapkannya.”Alokasi anggarannya sudah ada, kami segera melakukan perbaikan,” tuturnya.
Selang beberapa jam setelah Dadi keliling memantau, giliran Ketua DPRD Banten Aeng Haerudin keliling mementau kerusakan gedung tersebut. Di temani dua orang ajudannya, Aeng mulai memantau dari tangga depan Komisi IV, ruang Fraksi PDIP, PKB, Gerindra, Golkar, tangga arah Fraksi Demokrat, Fraksi Demokrat dan titik-titik lain.
Aeng mengaku heran dengan kondisi gedung yang terdapat banyak kerusakan.”Saya panggil Sekwan, Bagian Umum dan bagian rumah tangga. Ini harus segera diperbaiki. Kalau kerusakan bangunan itu tidak segera dilakukan perbaikan, kerusakannya akan makin parah,” kata Aeng.(eman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.