Bupati Lebak: Waduk Karian Jangan Cuma Wacana

LEBAK, SNOL Pemkab Lebak sudah menyediakan lahan sekitar 2.100 hektar di wilayah Kecamatan Sajira untuk pembangunan Waduk Karian. Lahan tersebut sudah disediakan sejak tahun 2009 lalu.
Bupati Lebak, Mulyadi Jayabaya mengatakan, dari 2.100 hektare tersebut Pemkab baru membebaskan lahan sekitar 510 hektare. Sisanya, kata Jayabaya, pihaknya menunggu anggaran dari Kementerian PU. “Makanya jangan sampai proyek pembuatan Waduk Karian hanya sebatas wacana dan asumsi semata memberikan angin sorga kepada warga,” kata Jayabaya, Selasa (15/1).
Jayabaya mengungkapkan, proyek pembuatan waduk karian sudah dijanjikan oleh pemerintah pusat empat tahun lalu, untuk menanggulangi banjir di tol Tangerang – Merak dan wilayah Kabupaten Lebak. Namun hingga saat ini belum terlaksana.
“Memang harusnya sih gerak cepat, apalagi ini kan didanai oleh APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional-red). Pembebasan lahan seluas 510 hektare itu, kita juga membantu dari APBD,” ujarnya tanpa menyebutkan nominal anggaran pembebasan.
Jayabaya meminta kepada Kementerian PU, dan Pemprov Banten untuk tidak mengulur-ulur waktu soal pembangunan waduk karian tersebut, sebab yang menjadi korban adalah masyarakat Kabupaten Lebak sendiri yakni setiap tahun pemukimannya tergenang air. Juga masyarakat di daerah lain. “Apalagi warga selalu mengadunya ke kita (Pemkab-red) soal pembangunan proyek waduk karian itu,” ungkapnya.
Apabila pembangunan Waduk Karian tersebut jadi dilakukan, ia juga meminta Kementerian PU langsung mengawasinya. “Kalau kami sih jelas pasti mengawasi. Kita juga imbau warga Lebak untuk mendukungnya karena untuk kemaslahatan bersama,” tutupnya. (mg8/eman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.