Rp 160 Juta dan 20 Sertifikat Tanah Juragan Ayam Melayang

SERANG, SNOL Rumah pengusaha peternakan ayam di Kampung Koper, Desa Sukawana, Kecamatan Curug, Kota Serang, Selasa (15/1) dini hari disatroni kawanan perampok bersenjata tajam sejenis golok. Para perampok sempat menganiaya korban Chan Yee Fai (60), dan isterinya Nurlela.
Perampokan terjadi sekitar pukul 02:00 WIB saat hujan lebat, disertai angin melanda wilayah tersebut, sehingga di kampung tersebut sepi dari aktivitas warga. Para pelaku yang diperkirakan berjumlah enam orang masuk setelah mendobrak pintu rumah Chan.
Chan dan Nurlela yang tengah tidur di dalam kamar, terbangun serta berusaha melakukan perlawanan. Namun Chan tidak berdaya setelah jari kanan dan lutut kakinya terkena tebasan golok. Pasangan suami isteri tersebut kemudian diikat menggunakan lakban dan disekap dalam kamar.
Para perampok memaksa korban menyerahkan kunci brankas. Semua isi brankas, diantara uang Rp 160 juta, 20 sertikat tanah dan 8 buku BPKB kendaraan mobil langsung digasak.
Sebelum meninggalkan rumah, salah seorang perampok merampas kalung emas yang ada dileher Nurlela. Setelah komplotan itu pergi, Chan berteriak minta tolong sambil berusaha melepaskan ikatan. Chan akhirnya ditolong oleh penjaga rumah yang mengaku tidak mengetahui kejadian karena sedang berteduh dibelakang rumah.
Kapolsek Curug, AKP Joko Pituturno mengatakan kasus pencurian dengan kekerasan ini ditangani Satuan Reskrim Polres Serang dan masih dalam penyelidikan. Menurut Joko, pada saat kejadian rumah korban dijaga petugas keamananan.”Tapi para penjaga tidak mengetahui kejadian karena sedang berteduh dibelakang rumah karena pada waktu kejadian sedang hujan deras,” kata AKP Joko. (bagas/eman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.