Ada Kopi Isi Sabu Rp 2,2 Miliar

BANDARA, SNOL Meng Fenghua (26), seorang perempuan warga negara China kedapatan membawa ketaminen atau yang biasa digunakan untuk bahan dasar sabu seberat 2.200 gram atau senilai Rp 2,2 miliar.
Penumpang Cathay Pacific (CX-719) itu berangkat dari Hongkong menuju Jakarta pada Sabtu (12/1). “Modus wanita asal China ini menyembunyikan ketamine di dalam 92 sachet kopi bermerek Cina yang sudah dikosongkan isinya, kemudian diganti dengan ketamine,” ujar Okto Irianto, Kepala Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Senin (21/1).
Kopi tersebut dibawa tersangka dengan menggunakan koper. Walaupun bukan membawa barang jenis narkotika, wanita asal negeri tirai bambu tersebut diancam Undang-Undang Kesehatan No 36 Tahun 2009. Dengan ancaman penjara 15 tahun penjara dan denda Rp 1,5 miliar.
Kepala Humas Badan Narkotika Nasional (BNN), Surya Sumirat mengatakan, pihaknya tengah mengembangkan kemungkinan ketamine sebagai bahan dasar pembuat sabu dan jenis ekstasi lainnya, ke dalam jenis narkotika atau psikotropika. “Kita akan bahas itu, bagaimana pun juga ketamine sangat berbahaya,” jelas Surya.
Bila ketamine masuk ke dalam undang-undang narkotika, ujar Surya, bisa dipastikan hukuman atas pelanggaran tersebut akan lebih berat dibandingkan dengan Undang-Undang Kesehatan.
Selang tiga hari kemudian atau pada Selasa (15/1), petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta juga berhasil menggagalkan upaya pengiriman sabu seberat 166 gram atau senilai Rp 224 juta melalui perusahaan jasa titipan (PJT). “Penerimanya adalah wanita Indonesia berinisial YL dan seorang lelaki WNA asal Afrika berinisial D,” ujar Okto. (pramita/deddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.