Commuter Lane Tangerang-Jakarta Merugi Rp92 Juta

TANGERANG,SN—Setelah empat hari lumpuh, mulai Senin (21/1) pagi kereta commuter lane Tangerang-Jakarta sudah beroperasi normal. Meski demikian, diprediksi akibat tidak beroperasinya KA tersebut, mengakibatkan kerugian hingga Rp 92 juta.
“Sejak keberangkatan pukul 09.00 pagi pada Senin (21/1), keberangkatan maupun kedatangan commuter lane di Stasiun Tangerang tujuan Duri dan sebaliknya sudah beroperasi normal,” ujar Suhada, Kepala Stasiun Tangerang.
Hal tersebut, tambahnya, karena sudah ada sosialisasi dan pendekatan kepada warga yang mengungsi akibat banjir di kawasan rel kereta Pesing Jakarta Barat, pada malam sebelumnya (20/1). “Untunglah para pengungsi tersebut mengerti dan mulai minggir, menempati rel yang tidak terpakai,” tutur Suhada.
Meski sudah berhasil dilewati, Suhada mengaku, lumpuhnya perjalanan commuter line dari Stasiun Duri menuju Stasiun Tangerang menyebabkan kerugian pendapatan hingga Rp 23 juta per harinya. Bila dikalikan empat hari, jumlahnya kerugian adalah Rp 92 juta.
“Belum lagi kami tidak bisa memberangkatkan sekitar 2.000 penumpang per harinya, bila dihitung dikalikan empat hari ada 8 ribu penumpang yang tidak bisa diberangkatkan. Untunglah Senin (21/1) pagi operasi commuter lane mulai normal lagi,” ungkapnya.(pramita/deddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.