Mantan Karyawan Somasi Batavia Air

BANDARA, SN—Bosan tidak memperoleh kejelasan nasib, ratusan karyawan Batavia Air akhirnya menggugat. Mereka melayangkan somasi kepada PT Metro Batavia Air dan meminta Disnaker Kota Tangerang untuk memediasi.
Sejak Selasa (5/2) lalu, ratusan karyawan Batavia Air berkumpul di Engine Shop, Blok A5, Komplek Pergudangan Bandara Mas. Bukan untuk sekedar demo, ratusan pegawai berkumpul untuk mengumpulkan dokumen atau surat-surat mengenai data kerja para karyawan.
“Kami mengumpulkan fotocopy ID card, fotocopy kartu jamsostek, dan fotocopy surat keterangan kerja,” ungkap Suryati, karyawan Batavia Air. Hingga Jumat (8/2),  sudah 350 lebih karyawan yang mengumpulkan dokumen pribadi mereka.
Rabu (6/2) lalu, mereka melayangkan surat somasi yang ditujukan kepada perusahaan dan pihak korator. “Kami menginginkan adanya mediasi atau pertemuan antara perusahaan, kurator, dan karyawan,” jelas Odie.
Dari pertemuan tersebut, mereka mengharapkan adanya kejelasan mengenai nasib ratusan karyawan yang ada di seputaran Bandara dan Komplek Bandara Mas, Selapajang, Kota Tangerang.
“Kami meminta Dinas Ketenaga Kerjaan (Disnaker) Kota Tangerang untuk memediasi karyawan, kurator, dan perusahaan. Mereka harus memanggil kurator dan perusahaan, harus secepatnya, agar hak karyawan bisa dilunasi,” ujar Odie.
Kadisnaker Kota Tangerang, Abduh Surahman mengaku, pihaknya belum menerima surat permohonan mediasi dari kuasa hukum karyawan Batavia Air. “Mungkin belum sampai,” ujar Abduh.
Meski demikian, Abduh menyebut, dua hari setelah putusan pailit diumumkan oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, sudah ada tim Disnaker Kota Tangerang yang memantau lokasi Batavia Air dikawasan bandara. “Kita pantau terus,” tutur dia.(pramita/deddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.