Minta Parang, Thomas Geruduk Polsek

PAGEDANGAN,SNOL Entah karena tidak mengerti hukum atau merasa sudah kebal hukum, Thomas (25) pemuda asal Timor bersama lima temannya nekad menyambangi kantor Mapolsek Pagedangan, hanya untuk meminta kembali senjatan tajam (Sajam) sejenis parang miliknya yang diamankan petugas saat operasi tertutup.
Bermula ketika sekitar pukul 19.30 WIB, sejumlah anggota Resmob Polsek Pagedangan melakukan operasi tertutup berpakaian preman. Operasi dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Pagedangan AIPDA Eddy Sumantri. Saat melintasi lampu merah Jalan Raya Foresta Desa Lengkong Kulon Kecamatan Pagedangan, anggota mencurigai gerak-gerik seorang pemuda yang mengendarai sepeda motor RX King.
Kemudian, petugas langsung menghampiri pemuda tersebut. Ketika digeledah oleh Aipda Eddy, pemuda tersebut diketahui membawa sebilang parang panjang yang diselipkan di pinggangnya. Sempat terjadi pergulatan antara keduanya. Pemuda yang diketahui berasal dari Timor itu kemudian kabur dengan RX King nya.
Petugas pun berupaya mengejarnya namun tidak berhasil. ”Motor RX King yang digunakan pelaku melaju dengans angat kencang. Petugas hanya berhasil mengamankan senjata tajam (Sajam) yang dibawa pelaku,” kata Kapolsek Pagedangan, AKP Murodolih kepada wartawan.
Setelah beberapa jam kemudian, Thomas dan ditemani lima temannya tiba-tiba datang ke Mapolsek Pagedangan. Tujuannya untuk meminta kembali Sajam yang telah diamankan di petugas. Tanpa basa-basi, Thomas yang sedang dicari anggota Resmob langsung diamankan.
”Entah karena tidak mengerti hukum atau nekat. Pemuda yang sempat terlibat perebutan Sajam dengan Kanit itu malah mendatangi Polsek Pagedangan, bersama lima temannya untuk meminta kembali Sajam tersebut,” pungkasnya.
Guna mengantisipasi serbuan warga Timor ke Polsek pagedangan, Thomas digelandang ke Mapolres Kota Tangerang untuk diperiksa lebih lanjut. (aditya/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.