Kembalikan Uang, Choel Tetap Kena Pidana

JAKARTA,SNOL Penyerahan uang yang diduga hasil korupsi dari proyek Hambalang oleh Andi Zulkarnaen Mallarangeng alias Choel kepada KPK tidak mengapuskan pidana korupsi yang harus disangkakan terhadap dirinya.

“Terserah kalau dia menyerahkan uangnya, tapi itu tidak menghapuskan pidananya,” kata pegiat anti korupsi dari Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (Maki), Boyamin Saiman, Senin (4/3).

Justru, kata Boyamin, uang yang dikembalikan itu menjadi bukti bila Choel telah melakukan perbuatan tindak pidana korupsi. Oleh karenanya, kata dia, KPK harus segera menetapkan adik mantan Menpora Andi Mallarangeng itu sebagai tersangka.

“Pengembalian uang jadi pertimbangan untuk keringanan hukuman. Bukan berarti dia (Choel) lepas dari ancaman pidana,” demikian Boyamin.

Choel mengaku mengembalikan sejumlah uang kepada penyidik KPK pekan lalu. Kedatangan dia di kantor KPK hari ini salah satunya diminta penyidik KPK untuk membuat berita acara pengembalian uang itu.

Choel enggan menjelaskan jumlah uang yang dikembalikannya ke KPK dengan alasan tidak etis disampaikan ke publik karena sudah masuk materi penyidikan KPK.

Sebelumnya Choel mengaku pernah menerima uang dari Herman Prananto sebesar Rp 2 miliar. Uang diterima melalui Staf Khusus Menpora Bidang Kepemudaan, Fahrudin.

Choel juga mengaku menerima uang dalam jumlah besar dari Deddy Kusdinar, bekas Kepala Biro Keuangan Kemenpora yang kini jadi tersangka kasus Hambalang. Uang itu diterima pada saat ulang tahun Choel dan putrinya pada 28 Agustus 2010.

Namun, Cheol mengklaim uang-uang ini sama sekali tak berkaitan dengan proyek Hambalang.(dem/rmol.co)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.