Kepsek Calo Pengganda Uang Dinonjobkan

TIGARAKSA,SNOL Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang menonjobkan DR (51), Kepala Sekolah SDN Kubang 1 Desa Kubang Kecamatan Sukamulya. DR ditetapkan sebagai tersangka penggandaan uang bersama SY alias Yani (48).

“Kami sudah menerima laporan penangkapan Kepsek SDN Kubang 1. Jadi kami menunggu hasil penyelidikan dan putusan sidang seperti apa nanti. Untuk kepentingan proses penyelidikan, Kepsek tersebut kami nonjobkan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Arsyad Husein kepada Satelit News, Selasa (5/3).

Proses sanksi sepenuhnya diserahkan kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tangerang sebagai pihak yang berwenang. “Kendati demikian aktivitas belajar di SDN Kubang 1 tetap berjalan. Kasus Kepsek tidak berpengaruh pada kegiatan belajar mengajar,” tukasnya.

Dinas Pendidikan juga akan segera menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) untuk mengurusi surat menyurat atau administrasi. “Kepala Sekolah yang menjadi Plt yakni Kepala Sekolah yang terdekat dalam satu gugus,” ungkapnya.

Terpisah, Wakil Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang, Eni Suhaeni mengatakan, meski menyangkut hal yang berbeda dengan pendidikan namun kasus Kepala SDN Kubang 1 ini tetap berkaitan. Sebab pihak yang melakukan tindak pidana tersebut adalah Kepsek. “Jadi Kepsek itu tetap harus diberi sanksi secepatnya, supaya jera. Ini jelas mencemari citra pendidikan di Kabupaten Tangerang,” tegasnya.

Perilaku Kepsek SDN Kubang 1 dalam dunia paranormal, sebagai calo pengganda uang merupakan bentuk perubahan mental yang harus disikapi Pemerintah Kabupaten Tangerang. “Penyebabnya juga harus dikaji, semisal motifnya tersangka melakukan hal itu karena minimnya kesejahteraaan Kepsek. Sehingga perlu adanya perbaikan,” tuturnya.

Pihaknya meminta agar Dinas Pendidikan tidak hanya memberikan pengetahuan dan wawasan saja terkait tenaga pendidik. Kegiatan yang bersifat pembinaan mental, seperti siraman rohani juga perlu dilakukan. “Ini sebagai upaya menekan sikap atau kegiatan negatif dari para tenaga pendidik, serta tetap berpikir logis,” tandasnya.

Sekedar diketahui, Kepsek SDN Kubang 1 Desa Kubang Kecamatan Sukamulya berinisial DR (51) dan SY alias Yani (48) dukun pengganda uang, diciduk Satreskrim Polres Kota Tangerang, Kamis (28/2). DR ditangkap di sekolahnya akhir Februari lalu lantaran diduga menjadi calo pengganda uang. Warga Kampung Perahu Desa Perahu Kecamatan Sukamulya ini merupakan guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta Kepala SDN Kubang 1. Sedangkan, SY merupakan seorang buruh Kampung Pos Sentul Desa Sentul Kecamatan Balaraja.

“Dalam aksinya, DR dan SY bekerjasama untuk melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan. DR sebagai membantu mencari korban, sedangkan SY bertindak sebagai orang pintar yang mengaku bisa menggandakan uang,” kata Kombes Pol Bambang Priyo Andogo Kapolres Kota Tangerang kepada Satelit News, Senin (4/3) lalu. (aditya/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.