KPK Belum Akan Periksa Jenderal Timur

JAKARTA,SNOL  Meski sudah melakukan pemeriksaan terhadap Wakil Kepala Kepolisian RI (Wakapolri) Komisaris Jenderal Nanan Sukarna, KPK belum akan melakukan pemeriksaan terhadap Kapolri Jenderal Timur Pradopo, terkait korupsi proyek Simulator SIM.

“Sampai hari ini tidak ada rencana memeriksa Kapolri,” kata Jurubicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo dalam konferensi pers di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan (Kamis, 7/3).

Kapasitas Jenderal Timur berkaitan dalam penetapan pemenang lelang pengadaan driving simulator R4 (R4) adalah sebagai penggunaan anggaran. Jika mengacu pada hal itu Jenderal Timur bisa dikatakan sebagai saksi penting. Ditanyakan hal itu sebagai pertimbangan pemanggilan Johan tetap berkilah.

“Saya tidak bicara materi ya. Sejauh mana materi yang dibutuhkan kan saya gak tau. Sampe hari ini tidak ada rencana memeriksa kapolri. Itu sudah cukup,” demikian Johan.

Dokumen berupa surat keputusan Kepala Kepolisian Republik Indonesia bernomor Kep/193/IV/2011 tertanggal 8 April 2011, yang berisi tentang Penetapan Pemenang Lelang Pengadaan Driving Simulator R4 (roda empat), proyek ini ditandatangani Kepala Polri Jenderal Timur Pradopo selaku pengguna anggaran (PA) dan menetapkan Citra Mandiri Metalindo Abadi sebagai calon pemenang tender dengan nilai kontrak Rp 142,4 miliar.

Dalam surat keputusan pemenang tender pengadaan Driving Simulator R4 ini juga diparaf sejumlah pejabat tinggi kepolisian lainnya. Prosesnya berurut dari surat Kepala Korps Lalu Lintas Irjen Djoko Susilo sebagai konseptor, lalu diparaf Kepala Sekretariat Umum, Asisten Kapolri Bidang Sarana dan Prasarana, kemudian Asisten Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Pengembangan. Terakhir, dua pejabat memberi paraf, yakni Inspektur Pengawasan Umum dan Wakil Kepala Polri.(dem/rmol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.