Rakyat Merdeka Group-UIN Ciputat Jalin Kerjasama

CIPUTAT,SNOL Rakyat Merdeka Group terus melebarkan sayapnya. Terbaru, media di bawah payung Jawa Pos Group ini merambah ke dunia kampus, menjalin kerjasama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Ciputat.

Nota kesepahaman kerjasama (MoU) itu ditandatangani di Auditorium Harun Nasution UIN Syarif Hidayatullah, Senin (18/3). Hadir dalam kerjasama pemuatan karya tulis para akademisi kampus terbesar di Tangsel itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan, CEO Rakyat Merdeka Group Margiono, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Komarudin Hi-dayat, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie dan disaksikan ribuan mahasiswa UIN.

Dalam sambutannya, Margiono mengatakan, antara UIN Syarif Hidayatullah dan Rakyat Merdeka Group sebenarnya sudah mengikat kerjasama jauh sebelum penandatanganan kerjasama tersebut dilakukan. Hal itu ditandai dengan banyaknya alumnus UIN yang menempati posisi penting di tubuh media Rakyat Merdeka Group.

“Sebenarnya tidak perlu kerjasama ini, sebab RM (Rakyat Merdeka) Group secara tidak saya sadari sudah penuh alumnus UIN,” kata Margiono yang disambut dengan tawa hadirin.

Dalam acara yang juga membedah kuliah umum bersama Dahlan Iskan tentang kewirausahawan itu, Margiono menambahkan, lebih jauh lagi, secara diam-diam, para alumnus UIN ini sudah menguasai Jawa Pos Group. Contoh saja, di jaringan Rakyat Merdeka ada Budi Rahman Hakim yang kini menduduki posisi penting di koran Rakyat Merdeka.

“Belum lagi pimpinan di Satelit News, Tangsel Pos, dan Banten Pos, penuh juga dengan alumnus UIN. Dan perlu diakui, alumnus UIN ini sangat handal dalam dunia tulis menulis dan memiliki jaringan yang luas. Tapi, mereka juga punya karakter liar, sehingga mampu bersaing dalam bisnis media saat ini,” tandasnya.

Margiono berharap, dengan kerjasama ini, nantinya karya tulis para akademisi UIN bisa dimuat di jaringan Rakyat Merdeka Group dan bahkan bisa disebarluaskan di 200 lebih jaringan Jawa Pos Group se-Indonesia. “Dengan tulisan-tulisan akademisi UIN ini, kami harapkan muatan berita di Jawa Pos Group semakin penuh khazanah keilmuan yang lebih luas. Kerjasama ini memang penting buat kami,” singkatnya.

Rektor UIN Syarif Hidayatullah, Komarudin Hidayat mengatakan, sebagai mantan wartawan dan mengaku menghidupi biaya kuliahnya dari hasil karya tulis-menulis di sejumlah media, bisnis media saat ini sudah menjadi bisnis yang sangat menggiurkan. “Apa yang dilakukan Dahlan Iskan dengan jaringan bisnis medianya tentu juga sangat membantu pengembangan usaha di negeri ini. Karena mampu menampung ribuan, bahkan ratusan ribu pekerja,” tuturnya.

Dia menambahkan, bisnis media (wirausaha) yang dikelola Jawa Pos Group ini menumbuhkan semangat keyakinan, merdeka dan sangat kreatif.

“Makanya, kami berharap, para alumni UIN ini juga bisa bergerak jauh di dunia wirausaha, salah satunya usaha media. Namun saya juga perlu mengingatkan, wartawan jangan asal pandai menulis dan menjadikan tulisan-nya bisnis. Namun wartawan juga perlu banyak membaca, mengkaji dan menuangkan gagasannya lebih terlihat penuh intelejensi dan kredibel. Dan kerjasama tulis-menulis dengan Rakyat Merdeka Group ini juga sangat saya sambut baik,” tandasnya.

Lepas penandatangan MoU, giliran Menteri BUMN Dahlan Iskan membeberkan kiat suksesnya mendirikan jaringan Jawa Pos Group di hadapan ribuan mahasiswa yang sengaja datang untuk mendengarkan kuliah umum Dahlan Iskan.

Dahlan sedikit berbagi, untuk mencapai kesuksesan, seorang wirausahawan harus memulai usahanya segera, berkelanjutan, dan penuh dengan kegigihan.

“Saat memulai usaha ini, saya hanya punya satu cita-cita, menciptakan media yang berkualitas, memiliki perusahaan yang bagus, dan terus berinovasi,” kata pria yang memiliki tag line favorit kerja, kerja dan kerja tersebut. (pane/deddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.