Pengacara KasusCikepuh Dikepung Keluarga Korban

SERANG,SNOL Mufti Rahman, kuasa hukum sepuluh terdakwa kasus pengeroyokan yang menewaskan Tobri (23), Warga Cikepuh pada persidangan di PN Serang, Kamis (21/3) dikepung keluarga korban.

Keributan terjadi saat pengacara membacakan pledoi pembelaan. Tiba-tiba sejumlah keluarga korban merangsek maju untuk menyerang pengacara. Mereka tidak terima dengan pembelaan kuasa hukum yang meminta majelis hakim menghukum para terdakwa dengan hukuman ringan.

Beruntung kejadian itu berhasil dihalangi petugas kepolisian yang sudah berjaga-jaga di ruang sidang, meski demikian para terdakwa terkena pukulan warga yang membabi buta.

Warga meminta kuasa hukum menarik kembali pledoinya dan tetap membiarkan para terdakwa dihukum seberat-beratnya.
Sidang yang dipimpin majelis hakim ketua M Lutfi ini sempat diskor beberapa waktu. Sebagian pengunjung dievakuasi keluar ruangan, menunggu sidang kembali kondusif.

Orang tua korban, Karmana meminta hakim memberikan hukuman seberat-beratnya kepada para terdakwa.

“Saya minta, hakim menghukum seberat-beratnya.Jangan seperti pengacara, yang meminta terdakwa dihukum seringan-ringannya,” kata Karmana.

Sebelumnya sepuluh terdakwa dituntuta dengan tuntutan maksimal sesuai pasal 170 KUHP, yakni 12 tahun penjara. Masing-masing, AD, RK, SB, Jae, OK, HH, PM, AF, Sah, dan Har. (bagas/eman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.