Rp600 Triliun Dikucurkan Untuk Daerah

JAKARTA,SNOL Mendagri Gamawan Fauzi, meminta lembaga penelitian dan pengembangan (Litbang) di pemerintahan daerah maupun kementerian/lembaga di Indonesia, lebih kreatif dan inovatif.

Mengingat besaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014, kemungkinan Rp 600 triliun diantaranya akan digelontorkan bagi daerah.

“Jadi seiring kewenangan daerah yang makin besar, dibutuhkan inovasi dan peran litbang. Kalau diiringi kinerja dan kapasitas yang baik, hasilnya tentu baik dan memberikan kontribusi pembangunan nasional. Saya tidak persoalkan kurangnya perhatian atasan. Saatnya introspeksi untuk kemajuan di daerah,” katanya saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Kelitbangan Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2013, di Jakarta, Senin (25/3).

Litbang menurutnya merupakan bagian terpenting dari pemerintahan guna memberi perubahan yang lebih baik. “Coba kita lihat, kadang sebuah mobil itu hanya berubah lampunya, tapi memberi nilai tambah. Jadi organisasi pemerintahan mestinya memiliki nilai tambah karena ada litbang,” ujar Gamawan.

Sayangnya, keberadaan litbang di pemerintahan pusat maupun daerah menurut mantan Gubernur Sumatera Barat ini, sampai saat ini jauh tertinggal dibanding litbang di perusahaan swasta. Bahkan dari informasi yang ia dengar, penyebabnya lebih terkait persoalan komitmen bersama.

“Disampaikan kepada saya, litbang tidak maju karena kurangnya perhatian pimpinan. Kondisi ini kembali menimbulkan pertanyaan, mana yang lebih dulu ayam atau telur? Mestinya litbang memunyai sikap yang selalu lebih kreatif dan inovatif untuk mengembangkan lembaganya. Kalau tidak akan ditinggalkan,” ujar Gamawan dihadapan 654 peserta yang diantaranya sekretaris daerah kabupaten/kota dari seluruh Indonesia.

Sebagai contoh Gamawan memaparkan peran litbang di Kemendagri terkait rencana pemilihan kepala daerah oleh DPRD. Menurutnya, lembaga yang ada perlu melakukan penelitian untung rugi maupun ekses-ekses lain jika model pemilihan tersebut dilaksanakan.

“Jadi litbang harus di depan. Dia harus memberikan input bagi pengembangan dan inovasi. Dan dari kajian litbang ditawarkan perubahan-perubahan,” katanya.(gir/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.