Ulama Banten Tolak RUU Ormas

TANGERANG,SNOL Sekitar 50 ulama yang tergabung dalam Forum Ulama Ahlusunnah Wal Jamaah Banten menyatakan penolakan atas RUU Ormas yang akan disahkan DPR RI, Kamis (28/3).

Rencananya, ribuan umat asal Banten akan melakukan unjuk rasa menentang disahkannya RUU.

Pernyataan penolakan sikap ulama Banten atas RUU Ormas disampaikan di Kantor MUI Kota Tangerang. “Kita sepakat tolak RUU Ormas,” teriak Ustad Yasin Mutohar, salah seorang juru bicara yang juga Pimpinan Pesantren Al-AbQori, Serang Banten.

Teriakan Ustad Yasin langsung disambut takbir para ulama yang hadir. Para ulama merasa kalau RUU tersebut cenderung mengebiri sikap kritis ormas.

Dia menambahkan, berdasarkan temuan tim, dalam RUU tersebut jika disahkan, nantinya ormas harus memiliki izin mendirikan ormas atau surat izin. Belum lagi adanya dugaan pembalasan kepada ormas yang dilakukan parpol.

“Sebab saat ini masyarakat lebih tertarik pada ormas dibanding partai politik,” tuturnya.

Jika sudah demikian, jika RUU ormas ini disahkan, berbagai perkumpulan seperti pengajian, ataupun sekedar kelompok diskusi tidak diperbolehkan lagi.

Selain itu, ulama Banten menilai, RUU Ormas berpotensi menghambat kaum muslimin dalam menuaikan kewajiban asasi yaitu membela yang benar atau amar makruf nahi mungkar.

“Selain itu kami merasa dengan RUU ini nantinya negeri kita seperti dikembalikan lagi ke era represif orde baru. Ini membuktikan kemunduran suatu bangsa,” tegas Ustad Yasin.

Merasa RUU Ormas ini nantinya akan merampas segala bentuk pemikiran kritis, Ustad Yasin menegaskan, ulama dan umat Islam di Indonesia khususnya di Banten, menolak dengan tegas RUU Ormas tersebut.

Sebagai pernyataan sikap, selebaran sikap penolakan tersebut langsung ditandatangani seluruh ulama dan umat Islam yang hadir di aula Kantor MUI Kota Tangerang. (pramita/gatot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.