Urai Kemacetan, Tangsel Kebut Fly Over Gaplek

CIPUTAT,SNOL Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) menyiapkan managamen trafic untuk mengatasi kemacetan. Salah satunya mempercepat pembangunan fly over Gaplek.

“Kemacetan di Tangsel sangat parah, sehingga saya berharap bagaimana untuk mengurangi kemacetan yang ada, dengan berbagai cara, baik pembuatan fly over, pelebaran jalan bahkan membuat sodetan. Ini dilakukan karena pertumbuhan jalan yang ada tidak diimbangi dengan pertumbuhan kendaraan yang semakin meningkat,”ungkap Walikota Airin Rachmi Diany, Selasa (26/3).

Airin menjelaskan, pembangunan fly over gaplek yang sempat tertunda tahun ini akan segera terlaksana, dan anggaran sudah disiapkan Pemkot Tangsel untuk melakukan pembebasan lahan dari mulai perbatasan Pamulang arah Cinangka, hingga ke Cimanggis.

“Anggaran sudah disiapkan dan sedang menunggu penetapan lokasi oleh gubenur Banten. Dalam waktu dekat ini penetapan sudah ada, dan dapat melakukan tindakan dan langkah-langkah berikutnya sesuai dengan aturan yang ada,” ungkap Airin.

Kepala Bagian Pertanahan pada Sekretariat Daerah (Setda) Kota Tangsel, Heru Agus Wibisono mengatakan, terkait dengan pembebasan lahan tahun 2013 ini, terbesar memang akan dialokasikan untuk pembebasan lahan fly over Gaplek seluas 16.000 meter persegi. Mulai dari Cinangka, Pertigaan Reni, Simpang Gaplek, hingga Cimanggis.

“Dasar hukum pembebasan yang akan kami gunakan UU Nomor 2/2012 tentang Pertanahan,” ungkap Heru.

Heru mengatakan, diperkirakan untuk pembebasan lahan simpang Gaplek tersebut sebesar Rp 63,9 miliar yang akan digunakan untuk fly over Gaplek yang dibangun melalui anggaran Kementerian Pekerjaan Umum. Rencananya panjang fly over sepanjang 980 meter dan lebar seluas 32 meter.

“Tahun ini bagian pertanahan sedang melakukan pendataan administrasi dan persiapan, kemungkinan April nanti sudah mulai action jika semua sudah siap,”ujar Heru.

Sebelumnya, untuk mengatasi kemacetan di Kota Tangsel, Sekda Kota Tangsel, Dudung E. Diredja mengatakan, akan membentuk managemen traffic yang akan dilaksanakan dengan menyiapkan tiga pintu keluar masuk menuju jalan tol. “Jadi nanti akan ada tiga pintu keluar masuk menuju jalan tol diTangsel. Sehingga, kendaraan tidak melulu masuk dari satu pintu,” katanya.

Ketiga pintu keluar masuk tol tersebut yakni di Alam Sutera, tol Serpong-Cinere dan fly over Gaplek Pondok Cabe ke arah Lebak Bulus. Dudung menuturkan, kemacetan yang terjadi di wilayah Serpong dan Ciputat, disebabkan karena seluruh kendaraan menuju satu pintu masuk tol yakni di Kebon Nanas dan Lebak Bulus. (pane/deddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.