Ahmad Heryawan Janji Rangkul Rieke

BANDUNG,SNOL Tidak ada lagi hambatan melantik Ahmad Heryawan-Dedy Mizwar sebagai pemimpin Provinsi Jabar, setelah MK menolak gugatan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki atas kemenangan pasangan nomor 4 itu.

Ahmad Heryawan yang akan menjabat kedua kali Gubernur Jabar, berjanji merangkul seluruh mantan kandidat gubernur-wakil gubernur Jabar yang kalah dalam Pilkada.

“Para bekas kandidat akan kita rangkul untuk bersama-sama membangun Jabar, karena visi misi mereka juga sangat bagus dan perlu diprogramkan untuk masyarakat Jabar,” papar gubernur bersapaan Aher itu kepada wartawan, di Gedung Sate Bandung, Senin (1/4).

Aher menegaskan, putusan MK mengisyratkan tidak ada pengkotak-kotakan politik di Jabar saat ini.
Aher mengaku belum dihubungi oleh Rieke maupun Teten setelah MK mengeluarkan putusan menolak gugatan. Namun, dia pastikan akan melakukan rekonsiliasi dengan pasangan yang diusung PDIP itu.

“Kemarin kita bersaing sesuai amanat UU. Saat ini mari kita bersama bangun Jabar, dan menyejahterakan masyarakat Jabar,” pungkasnya.

Di Jakarta, Rieke menilai putusan MK, memberi pelajaran berharga baginya sebagai seorang politisi. Putusan MK bukan berarti tidak ada persoalan dalam Pilkada Jabar.

Sebab paling tidak, sesuai dengan catatan resmi, ada 11 juta orang yang tidak bisa memilih, ada indikasi pork barel, dan bukti-bukti lain yang telah disampaikan di persidangan. “Peristiwa itu tetap ada, hanya tidak cukup untuk dijadikan bukti hukum di persidangan,” kata Rieke.

Secara pribadi, Rieke pun menerima dan menghargai keputusan MK tersebut yang dibacakan hari ini. Rieke hanya memberi pesan kepada rakyat untuk terus melawan politik transaksional yang hanya akan melahirkan pemerintahan transaksional, yang  berujung pada praktek-praktek korupsi.

“Itu penting apalagi 2014 ada Pemilu dan Pilpres. Dan yang paling penting, semua yang terjadi sampai pada putusan MK hari ini, tidak akan membuat saya patah arang. Saya tetap seorang Nasionalis Soekarnois, yang akan terus berjuang untuk rakyat Indonesia, sebaik-baiknya, sekuat-kuatnya, sehormat-hormatnya, dan tak akan berubah tujuanku adalah rakyat,” demikian Rieke.(ysa/rmol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.