Belum Diisi, Rumah Dinas Gubernur Banten Rusak

SERANG,SNOL Rumah Dinas  Gubernur Banten di belakang Pendopo Gubernur Banten di Jalan Brigjen KH Syamun Nomor 5 Kota Serang mulai rusak. Padahal, rumah tersebut belum ditempati Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.

Pantauan di lapangan, rumah dinas berbahan beton tersebut terlihat kumuh dan tidak terawat. Sejumlah plafon terlihat jebol dan berlumut akibat atap bangunan bocor.

Tanaman hias dan rumput gajah yang menghampar dipelataran bangunan sudah terlihat layu dan kering. Sejumlah kamera CCTV yang berfungsi untuk memantau kondisi dan situasi di luar juga terlihat kotor dan berdebu.

Sekretaris Komisi IV DPRD Banten Miptahudin mengaku heran atas kondisi rumah dinas gubernur yang menghabiskan anggaran lebih dari Rp 16 miliar dari APBD Banten ini tidak terawat.

”Kami akan melakukan pengecekan secara langsung ke lokasi. Mestinya rumah dinas itu segera ditempati oleh pejabat yang bersangkutan,” kata Miptah, Rabu (3/4). ”Kami juga akan tanyakan kepada DSAP Banten kenapa rumah dinas itu bisa rusak?,” ujarnya.

Kepala DSDAP Banten, Iing Suwargi sebelumnya mengatakan, Pemprov Banten menganggarkan sebesar Rp 16,14 miliar untuk pembangunan rumah dinas Gubernur Banten. Dana tersebut berasal dari APBD 2010 sebesar Rp 6 miliar dan sisanya sebesar Rp 10,45 miliar berasal dari APBD 2011.

Selama rumah dinas belum ada, Pemprov Banten mengalokasikan anggaran senilai Rp 250 juta per tahun untuk menyewa rumah di Jalan Bhayangkara nomor 51, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang untuk dijadikan tempat tinggal gubernur.(bagas/eman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.