Bisnis Maket asal Tangerang Menggeliat ke Pasar Dunia

TANGERANG,SNOL Tumbuhnya bisnis properti turut mendongkrak bisnis maket atau miniatur properti. Bisnis maket tergolong berprospek cerah karena banyak diburu pengembang, sementara pengusaha di bidang ini relatif minim.

Untuk berkecimpung di usaha ini, diperlukan keahlian khusus. Salah satunya adalah Diding Solehuddin, pengusaha maket asal Pondok Aren Kota Tangerang Selatan.

Dengan nama Arsitekarya Studio, sejak tahun 2005 Diding menggeluti bisnis maket. Kini karyanya mampu menembus pasar internasional. “Usaha ini sudah hampir 8 tahun. Dan Alhamdulillah kini maket buatan kami sudah bisa dijual sampai ke Australia,” ujarnya saat ditemui Satelit News, Rabu (3/4).

Di pasar lokal, perumahan dan ruko mendominasi pesanan maket. Sedangkan dari pasar internasional didominasi oleh apartemen dan office tower. “Saya berharap ke depan bisa menerima pesanan maket untuk recident atau super blok,” harapnya.

Lantaran dari segi detail lebih rumit, harga maket apartemen terbilang lebih mahal dibandingkan dengan maket perumahan (resident).

“Kalau untuk apartemen kisaran harganya mulai dari Rp 20 juta sampai Rp 90 juta. Tergantung besaran skala dan tingkat kerumitannya. Tapi kalau untuk recident, paling hanya sekitar Rp 5 juta sampai Rp 60 juta per maket,” ungkap Diding.

Dalam satu bulan Arsitekarya Studio yang mempekerjakan 38 karyawan mampu menyelesaikan sekitar 6 hingga 7 maket. Omset rata-rata sekitar Rp 200 juta per bulan.

Proses pembuatan maket bisa menghabiskan waktu sekitar 2 minggu, tergantung tingkat kerumitannya. “Jadi, prosedurnya setiap developer wajib mengirimkan skema layout yang diprint ukuran A4. Kemudian masuk ke ruang pengerjaan, sampai ke tahapan finishing. Paling cepat kita bisa mengabiskan waktu sekitar 10 hari untuk setiap maket,” jelas Diding.

Bahan baku maket terdiri dari plastik PPS, akrilik, spons, miniatur kendaraan dan jenis properti lainnya, tergantung keinginan dari pemesan maket.(kiki/hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.