KPU Tangsel Sepi Peminat

CIPUTAT,SNOL Gairah masyarakat Kota Tangsel untuk jadi komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 2013-2018 di daerah setempat tergolong rendah.

Berbeda dengan pendaftaran KPU 2008 lalu yang membludak begitu dibuka, saat ini jumlah pendaftar KPU Tangsel baru 25 orang. Padahal penutupan dilakukan Rabu (3/4).

Ketua Tim Seleksi Anggota KPU Kota Tangsel, Ali Mualini mengatakan, pihaknya membutuhkan sebanyak 30 orang pendaftar anggota KPU agar seleksi bisa dilaksanakan. Sayang, jelang batas waktu pendaftaran ditutup kemarin, baru 25 nama yang telah mengembalikan berkas pendaftaran.

“Peminatnya termasuk minim, jelang ditutup saja baru 25, padahal kami butuh 30 orang untuk diseleksi,” ucapnya.

Perbandingan pada penerimaan KPU periode lalu, jelas Ali, saat pendaftaran baru dua hari, jumlah pendaftar sudah menyentuh angka 40 nama. Tapi saat ini, jelang ditutup saja, jumlah pendaftarnya belum sampai pada kuota yang diharapkan. “Mungkin beda momennya,” imbuh Ali.

Lebih lanjut Ali menjelaskan, mininya minat pendaftar ini dapat dipahami. Dia memperkirakan, merebaknya dimaika politik, terutama hal yang saat ini tengah menerpa beberapa instansi KPU, bisa jadi alasan kuat minimnya minta calon anggota KPU tersebut.

“Kondisi ini tidak terjadi di Tangsel saja, tetapi di beberapa daerah juga sudah terjadi. Sepertinya dampak dari dinamika politik saat ini sangat berpengaruh,” tukasnya.

Bagaimana jika kuota 30 yang disyaratkan agar seleksi bisa terus dilaksanakan, Ali memilih akan memperpanjang masa pendaftaran hingga tiga hari ke depan sesuai dengan jam kerja, yaitu sampai pada Senin (8/4). “Kami akan melakukan rapat dengan tim terlebih dahulu, tapi ada kemungkinan diperpanjang waktunya. Karena tidak memenuhi kuota persyaratan yaitu minimal 30 orang,” terangnya. (pane/deddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.