UN SMA dan Sederajat di Tangsel Diikuti 14.935 Siswa

SERPONG, SNOL Sebanyak 14.935 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), Menengah Kejuruan (SMK) dan Madrasah Aliyah (MA) serta sederajatnya di Tangsel, siap mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun ini.

Para siswa ini akan mengikuti UN ini secara serentak selama 4 hari, mulai 15-18 Aril 2013 mendatang.

Kepala Seksi Pendidikan Dasar (Dikdas) pada Dinas Pendidikan Kota Tangsel, Kuswanda mengungkapkan, siswa sebanyak 14.219 itu merupakan siswa yang berasal dari 129 SMA dan 54 SMK se-Tangsel. “Tahun ini sebanyak 5.984 siswa SMA, dan 8.235 siswa SMK di Tangsel siap ikuti UN tahun ini,” jelasnya, Rabu (3/4).

Kuswanda menambahkan, selain siswa tingkat SMA dan SMK, pihaknya juga sudah mencatat sebanyak 22.088 siswa Sekolah Dasar (SD), dan 13.927 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang akan mengikuti UN tahun ini. “Total untuk tahun ini, akan ada 104.234 siswa yang ada dibawah naungan Dinas Pendidikan Kota Tangsel yang akan mengikuti UN,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah pada Kementerian Agama (Kemanag) Tangsel, Ucup Yusuf mengatakan, UN tingkat MA tahun ini akan melibatkan sebanyak 716 siswa. Mereka merupakan siswa yang berasal dari 1 sekolah MA Negeri, dan 16 MA swasta.

Siswa yang mengikuti UN di bawah naungan Kemenang ini, nantinya akan dibagi menjadi empat jurusan. Yakni jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Ilmu Bahasa, dan Keagamaan.

“Siswa yang mengikuti jurusan keagamaan ini adalah mereka yang berasal dari MAK (Madrasah Aliah Keagamaan),” terangnya.

Adapun mata uji yang akan diikuti para peserta UN, nantinya juga akan dibagi sesuai jurusan yang diambil siswa. Untuk jurusan IPA diantaranya, Bahasa Indonesia, Matematika, Fisika, Kimia, Biologi dan Bahasa Inggris. Sedang untuk IPS, Bahasa Indonesia, Ekonomi, Bahasa Inggris, Matematika, Sosiologi dan Biografi.

Untuk jurusan Bahasa, tambah Ucup, akan mengikuti mata uji, Bahsan Indonesaia, Bahasa Asing, Bahasa Inggris, Antropologi, Matematika dan Sastra Indonesia.

“Untuk jurusan Keagamaan, siswa akan mengikuti mata uji Bahasa Indonesia, Tafsir, Bahasa Inggris, Matematika, Fikih, dan Hadits,” sebutnya.

Soal penilaian kelulusan, nantinya jelas Ucup, setiap mata uji yang diikuti siswa saat UN, akan diakumulasikan dengan hasil penilaian raport mereka selama 3 tahun mengikuti pendidikan. Dengan porsi 40 persen nilai raport dan 60 persen nilai UN. “Untuk soal, semuanya dikirimkan dari Kemenag Pusat langsung. Kami menerimanya paling lambat 2 hari sebelum pelaksanaan UN digelar,” singkatnya.(pane/deddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.