Pembakar Masjid Dibawa ke RSJ

SERANG, SNOL – Penyidik dari Satuan Reserse Kriminal Polres Serang, akan merujuk Yahya (25) tersangka pembakaran masjid Al Ma’mur dan Masjid Uswatun di Kampung Pasanggrahan, Desa Mekar Baru dan di Desa Sindang Sari Kecamatan Petir pada Februari lalu ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Grogol Jakarta Timur.

Kabag Ops Polres Serang, Kompol Yudhis Wibisana mengatakan rencana itu sesuai dengan keluarnya keputusan dari tim ahli psikiater RSUD Serang. Dimana Yahya mengalami gangguan kejiwaan, sehingga harus menjalani perawatan medis. “Kami sudah dapat surat keterangan dari ahli psikiater RSUD, dan keteranganya sama dengan dokter dari Dokkes Polda Banten yang juga menyatakan tersangka mengalami gangguan jiwa berat,” kata Kompol Yudhis, kemarin.

Menurut Yudhis, perkara yang melibatkan Yahya dalam kasus tersebut tetap diproses, dan tidak ada penghentian atau istilah surat perintah penghentian penyidikan (SP3), meski tersangkanya mengalami gangguan kejiwaan atau gila.

“Tidak ada SP3 dalam kasus orang gila. SP3 itu kalau tidak cukup bukti atau kasusnya kadaluarsa. Jadi nanti menurut saya jaksa pun tidak akan menghentikan kasus ini,” tegasnya.

Kamis (14/2) lalu, dua masjid di Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Kamis (14/2) dinihari dibakar orang tak dikenal. Kedua masjid itu yakni Masjid Al Ma’mur di Kampung Pasanggrahan, Desa Mekar Baru dan Masjid Uswatun Hasanah di Desa Sindang Sari.

Sejumlah Alquran, buku khutbah dan sajadah di dua masjid tersebut hangus terbakar. Selain itu, pada dinding masjid juga terdapat tulisan kotor perkataan-perkataan jorok. Selang sehari, seorang yang diduga pelaku Yahya dan berhasil ditangkap. Namun, saat dibawa ke Polres, Yahya bertingkah seperti tak waras. (bagas/eman/sn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.