Gubernur Minta Fasilitas Rumah Dinasnya Dilengkapi

SERANG, SNOL Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah meminta fasilitas rumah dinas gubernur dilengkapi terlebih dahulu, sebelum dia menempatinya.

”Sarana dan prasarana yang dibutuhkan pada rumah dinas gubernur itu belum tersedia,” kata Atut usai menghadiri sekaligus membuka acara tahapan sosialisasi penyelenggaraan pemilu 2014 yang dilaksanakan KPU Banten di Alun-alun Barat Kota Serang, Minggu (7/4).

Kalau fasilitas rumah dinas gubernur belum dilengkapi, lanjut Atut, ia tidak bisa menempati rumah dinas tersebut untuk melayani masyarakat.”Masa ibu harus mengelar tikar di kamar rumah dinas gubernur ini,” ujarnya.

Menurut Atut, selama ini ia memiliki tempat yang dianggap nyaman, maka ia lebih memprioritaskan tempat tersebut.

”Kami minta sarana dan prasarana yang telah dibutuhkan dalam rumas dinas gubernur dipenuhi dulu. Kalau sudah ada, nanti ditempati dan janji yah wartawan temani ibu,” ujarnya seraya bergurau.

Mengenai bangunan yang saat ini mengalami kerusakan, ia meminta segera diperbaiki apabila masih dalam tahap pemeliharaan.
”Bangunan rumah dinas gubernur ini memiliki nilai manfaat yang cukup besar karena dapat digunakan untuk kegiatan masyarakat umum. Bagi ibu, selama ibu menjabat, rumah itu selain menjadi rumah gubernur juga menjadi rumah publik,” tuturnya.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Pemukiman (DSDAP) Banten, Iing Suwargi sebelumnya mengatakan, Pemprov Banten menganggarkan sebesar Rp 16,14 miliar untuk pembangunan rumah dinas gubernur.

Dana tersebut berasal dari APBD 2010 sebesar Rp 6 miliar dan sisanya Rp 10,45 miliar berasal dari APBD 2011. Iing merinci, untuk kebutuhan fisik bangunan rumah dinas tersebut senilai Rp 9,14 miliar dan untuk penataan kawasan Rp 6 miliar. (bagas/eman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.