Warga Protes Pematokan Tol Cinere-Serpong

CIPUTAT, SNOL Warga Komplek Perumahan Azzahra, Jalan Sukamulya, Serua Indah, Ciputat, memprotes pematokan lahan yang akan kena lintasan ruas jalan Tol Cinere-Serpong.

Sejumlah warga ini menolak pematokan lantaran hingga saat ini, mereka belum menyetujui adanya pembebasan lahan, apalagi aktifitas yang berkaitan dengan tahapan pembebasan lahan untuk tol tersebut.

“Sampai saat ini kan kami belum setuju lahan kami dibebaskan untuk tol. Makanya, segala aktifitas yang berkaitan dengan jalan tol di wilayah kami keberatan,” kata Cipta (30), warga Komplek Azzahra, Selasa (9/4).

Cipta mengaku, soal pematokan yang dilakukan satuan petugas (Satgas) pembebasan lahan Tol Cinere-Serpong, baiknya tim satgas yang bertugas melakukan pematokan agar berkoordinasi dengan warga terlebih dahulu sebelum melakukan aktifitasnya.

“Kami khawatir jika patok langsung ditanam tanpa ada kesepakatan akan dicabut lagi,” imbuhnya.
Irda, warga Azzahra lainnya yang rumahnya akan kena di bagian batas pinggir tol juga meminta kejelasan soal akses jalan baginya.

Sebab, dia masih belum jelas, apakah setelah lahannya kena ruas tol masih akan diberikan jalan atau akan ikut digusur. “Dari tanda yang diberikan rumah saya tidak kena, hanya batas pinggir, lalu bagaimana dengan akses jalannya? Apakah akan diberikan?” tanya Irda.

Dalam aksinya, warga sempat mendatangi dan bersitegang dengan Satgas yang melakukan pematokan. Patok yg dipasang dinilai menghalangi jalan. Penolakan terjadi hingga 30 menit lamanya, hal itu terhenti setelah petugas tidak menanamkan patok, namun memberikan tanda dengan cat warna biru.

Sementara itu, Sekretaris Kelurahan Serua Indah, Cecep Iswadi mengatakan, terkait dengan penolakan warga pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Sebab, ia hanya sekedar menjalankan instruksi dari pusat. Adapun keberatan yang dilayangkan warga, pihaknya hanya menyarankan agar menyampaikannya ke kantor satgas di Pamulang.

“Jika warga masih keberatan dengan pematokan ini, baiknya melaporkannya langsung hal itu ke kantor Satgas. Sebab rencana pematokan ini sudah kami sosialisasikan sebelumnya. Kalau tidak setuju jalan tol, silahkan ajukan keberatan, tapi jangan menghambat pekerjaan pemerintah,” tukasnya. (pane/deddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.