Pengusaha Indomaret Anggrek Loka Dianggap Abaikan Aturan

SERPONG, SNOL—Komisi III DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berang dengan keberadaan minimarket Indomaret di Anggrek Loka, Kelurahan Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, yang sudah disegel namun tetap beroperasi. Kasus ini dikhawatirkan bisa menurunkan kredibilitas Pemkot di mata pengusaha minimarket.

“Sudah disegel, namun tidak dianggap. Mereka (pengusaha) tetap melakukan atau membuka operasional. Ini terlihat Pemkot tidak ada wibawanya di mata pengusaha,” ungkap Shaleh Asnawi, di sela sidak minimarket Indomaret di Anggrek Loka, BSD, Rabu (10/4).

Shaleh menjelaskan, jika Pemkot terus membiarkan keberadaan minimarket yang tidak memiliki izin namun tetap beroperasi, hal ini sama saja dengan meruntuhkan kewibaan Pemkot. Makanya, dewan mendesak Satpol PP untuk segera menutup operasional minimarket Indomaret di Anggrek Loka, BSD dalam waktu 1×24 jam. “Kita memberikan waktu kepada Satpol PP untuk menyegel atau menutup minimarket Indomaret ini dikarenakan sudah disegel namun masih membandel untuk membuka,” ungkap Shaleh.

Shaleh menegaskan, berdasarkan tinjauan di lapangan, selain tersebut tidak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB), Izin Operasional, pendirian minimarket tersebut juga tidak sesuai dengan Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW). “Karena ini bukan wilayah komersil, melainkan wilayah perumahan,” jelasnya.

Dewan mengancam akan memanggil Satpol PP jika dalam waktu 1×24 jam minimarket tersebut tidak segera ditutup. “Kita akan minta keterangan dari Satpol PP, karena dewan tidak punya kewenangan untuk mengeksekusi, ini merupakan kewenangan Satpol PP untuk menertibkan perizinan ini,” tandasnya.

Sekretaris Komisi III, Surya Adhiyaksa mengatakan, pihaknya akan memanggil pengusaha dan mempertanyakan masih membuka operasional minimarket tersebut. “Kita akan panggil pengusahanya,” ungkapnya.

Kasie Penertiban Tempat Usaha Satpol PP Tangsel, Pranajaya mengaku pihaknya akan segera menghentikan operasional minimarket tersebut. “Kita akan memberikan waktu kepada Indomaret untuk mengkosongkan barang-barang selama 1×24 jam,” tandasnya.

 (Kasi) Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Pembangunan, Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Tangsel, Irfan Santoso mengatakan, pihaknya sudah menghentikan bangunan sejak Desember 2012 kemarin, namun masih tetap beroperasi.

Sebelumnya, minimarket di Anggrek Loka, Kelurahan Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, disegel BP2T Kota Tangsel. Diduga minimarket tersebut belum mengantongi IMB. Selama proses penyegelan yang dilakukan selama dua minggu, namun mini market tersebut masih tetap beroperasi. (pane/irm/deddy/sn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.