Kemendikbud Anggap Wajar Kekurangan dalam UN

JAKARTA,SNOL Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menganggap wajar banyaknya kekurangan yang terjadi pada pelaksanaan Ujian Nasional tahun ini.

Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Teuku Ramli Zakaria mengakui amat mudah bagi peserta ujian yang mengalami kendala dalam mengerjakan ujian. Seperti kekurangan naskah soal atau tidak tersedianya lembar jawaban huruf Braille bagi penyandang tuna netra.

“Yang tidak menerima naskah soal supaya bisa difotokopi,” ujar Ramli dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan Jakarta, Senin (15/4) malam.

Menurutnya, bila ada peserta ujian penyandang tuna netra yang tidak mendapat lembar jawaban huruf Braille dapat menuliskan jawaban di lembar jawaban biasa seperti peserta lain.

Ramli memastikan, tindakan darurat seperti mengkopi ulang soal ujian maupun memberi lembar jawaban biasa bagi penyandang tuna netra ditujukan untuk melayani peserta ujian dengan baik.

“Kalau tidak ada jawaban Braille maka akan ditulis pada lembar jawaban biasa yang ditunjuk. Pada prinsipnya siswa tidak boleh dirugikan,” tegas Ramli.(dem/rmol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.