Toto Hutagalung Bungkam Soal Gratifikasi Seks

JAKARTA,SNOL Tersangka kasus suap hakim Setyabudi Tejocahyono, Toto Hutagalung, menjalani pemeriksaan hampir tujuh jam lamanya oleh penyidik KPK. Usai diperiksa, Toto tidak banyak berkomentar.

Pria paruh baya yang dikenal tangan kanan Walikota Bandung Dada Rosada itu memilih buru-buru masuk ke dalam mobil tahanan KPK.
Ketika ditanyakan seputar penggeledahan rumahnya oleh penyidik KPK, Toto menolak menjelaskannya. Dia menyarankan mengkonfirmasi hal tersebut kepada kuasa hukumnya.

“Tanya pengacara saya saja ya,” singkat Toto yang mengenakan kacamata dan baju tahanan KPK sebelum memasuki mobil tahanan, di gedung KPK, Jakarta, Senin (15/4).

Toto keluar dari ruang pemeriksaan pukul 20.20. Saat ditanya apakah benar kerap memberikan gratifikasi seks kepada hakim Setyabudi Tejocahyono, Toto lagi-lagi menyarankan untuk menanyakannya kepada tim pembela hukum.

Diketahui, KPK melakukan penggeledahan sejumlah tempat terkait pengembangan penyidikan terkait kasus dugaan suap penanganan perkara yang menyeret Wakil Ketua Pengadilan Negeri Bandung, Setyabudi Tedjocahyono. Salah satu tempat yang digeladah yakni dua kediaman milik tersangka Toto Hutagalung yang beralamat di Jalan Taman Klaten No 2, Bandung dan di Jalan Ciwaru No 99 Cipoerat Bandung.

Selain dua alamat tersebut KPK berencana menggeledah rumah yang beralamat di Jalan Pacuan Kuda No 22 A RT 004/RW 003 Kecamatan Arcamanik, Bandung. Rumah pada alamat tersebut dicurigai kempunyaan Toto Hutagalung.

Namun, penggeledahan rumah yang berada dekat dengan Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin Bandung itu batal dilakukan lantaran telah berpindah kepemilikan atas nama Dayu Permata, yang merupakan mertua Gayus Tambunan.(dem/rmol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.