Lima Tempat Hiburan Malam Disegel Warga

CIKUPA, SNOL Kekesalan warga Cikupa, kabupaten Tangerang terkait keberadaan tempat hiburan malam memuncak. Ratusan massa melakukan aksi penutupan 5 tempat hiburan malam.

Kelima tempat hiburan malam yang disegel warga yang tergabung dalam Forum Warga Cikupa Bersatu itu, yakni Mr Locus, Four Season, Rainbow, Mannam dan Maestro Biliard Lintong Cafe.

Ratusan massa bergerak usai shalat Jumat (31/5) berkonvoi menggunakan sepeda motor ke Mr Locus karaoke keluarga di kawasan ruko Citra Raya. Mereka meletakkan batang pohon pisang dan menempelkan stiker tempat hiburan ini ditutup oleh Forum Warga Cikupa Bersatu.

Massa kemudian melakukan penyegelan secara simbolis ke empat tempat hiburan lainnya, yakni Four Season, Rainbow, Mannam dan Maestro Biliard Lintong Cafe.

Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian Polsek Cikupa dan Polresta Tangerang. Serta pengawalan dari Satpol PP Kabupaten Tangerang bersama jajaran Muspika Cikupa.

Koordinator Forum Masyarakat Cikupa Bersatu, Baing mengatakan, penutupan tempat hiburan malam ini dilakukan atas keinginan masyarakat, agar tempat hiburan tersebut segera ditutup oleh pemerintah.

“Kami ingin semua tempat hiburan malam di Citra Raya, Cikupa ditutup, termasuk Locus. Sementara kami menyegel secara simbolis 5 tempat,” ujar Baing kepada Satelit News.

Menurutnya, sudah banyak korban jiwa akibat keberadaan tempat hiburan di ruko Citra Raya. Seperti tiga orang tewas akibat bentrokan dua kelompok usai karaoke di Mr Locus. Keributan di tempat hiburan malam Four Season juga pernah terjadi.  “Yang jelas semua keributan bermuara dari keberadaan tempat hiburan malam,” tandas Baing.

Camat Cikupa, Yusuf Heryawan mengatakan, saat ini Pemkab masih mengkaji laporan dari kecamatan. “Masalah ini sudah kami sampaikan ke pimpinan, dan kami masih menunggu langkah yang akan diambil. Kami juga sudah minta agar warga melakukan penyegelan secara simbolis agar tidak terjadi gesekan,” kata Camat.

Kapolsek Cikupa, Kompol Daniel menambahkan, pengamanan yang dilakukan melibatkan 110 personil kepolisian dari Polresta Tangerang dan Polsek Cikupa, serta dibantu anggota TNI. “Kami hanya membantu melakukan penjagaan agar tidak terjadi tindak anarkisme,” tandasnya.

Locus Melanggar Izin

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, tempat hiburan malam karoke keluarga Mr Locus telah menyalahi izin, yakni dengan menjual minuman keras (miras).

“Ya ada pelanggaran izin. Karena kalau Locus izinnya karaoke keluarga tidak boleh menjual minuman keras, tapi kenyataannya menjual miras. Lebih jelasnya silahkan ke Satpol PP,” singkat Bupati.

Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang, Slamet Budi menambahkan, pihaknya membenarkan adanya informasi Mr Locus menjual Miras. Hal itu termasuk salah satu pelanggaran yang terdapat di tempat karaoke tersebut. Berdasarkan data dari BP2T bahwa Locus memiliki izin operasi dalam bentuk karaoke keluarga.

“Soal penutupannya ya kami masih berkoordinasi dengan dinas terkait, karena izinnya dikeluarkan dari Disporabudpar, BP2T dan dinas lainnya,” tandasnya.(aditya/deddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.