Jelang Lebaran, PU Perbaiki Arus Lalin untuk Mudik

JAKARTA,SNOL Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berencana memperbaiki sejumlah ruas jalan yang akan dilalui arus mudik menjelang Lebaran 2013.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Hermanto Dardak, mengatakan, perbaikan jalan terutama dilakukan di jalur Jawa dan Sumatera hingga H-10 Lebaran.

“Saya kemarin dengan Wamenhub  Bambang Susantono sudah mulai dari Jakarta menuju Semarang. Kita lihat misalnya di Jawa Barat ada 7 jembatan harus diganti. Sebelum Lebaran sudah harus selesai,” tutur kata Hermanto di  Jakarta, Kamis (6/6).

Menurut Hermanto terdapat titik kemacetan di jalur Pantai Utura (Pantura) terutama ditemui di exit Tol Kanci – Pejagan yang harus diurai dengan manajemen lalu lintas tertentu.

Pasalnya, adanya perlintasan kereta api Tanjung, Brebes, Jateng, menyebabkan laju kendaraan terhambat. Pemudik yang hendak menuju Jawa Tengah saat keluar dari exit tol Kanci-Pejagan kata dia, akan diarahkan ke jalur alternatif lewat Kota Slawi.

“Mungkin akan kami cocokkan supaya enggak konflik karena ada juga rel ganda di situ. Dari belok kanan masuk, jadi masuknya dari Slawi. Dari Slawi mungkin akan mengurangi konflik dan bisa masuk,” lanjut Hermanto.

Titik kemacetan bisa jadi di wilayah Simpang Jomin, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat menuju jalur Pantura arah Jawa Tengah. Kemacetan terjadi karena tingginya arus kendaraan keluar masuk Tol Cikampek.

Untuk mengurai kemacetan di jalur itu sedang dibangun tol Cikampek-Cirebon. “Untuk mengurangi beban lalu lintas sementara menjelang arus mudik di sekitar Simpang Jomin ini, pengendara sepeda motor akan diarahkan melalui jalur alternatif hingga keluar Ciasem,” ungkapnya.

Hermanto berharap jalan layang (fly over) Kali Banteng di jalur Pantura Kota Semarang juga sudah bisa digunakan sebelum Lebaran. Demikian pula jalan tol Semarang-Solo seksi II jalur Ungaran-Bawen sepanjang 11,9 kilometer.

“Intinya di Jawa saya rasa kemarin sudah tinggal sedikit (perbaikan jalur). Di Sumatera ada beberapa yang sedang penanganan sekarang ini tapi tetap minus 10 Lebaran,” pungkas Hermanto. (flo/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.