Lima Bulan, Polri Klaim Selamatkan Rp 15 Miliar

JAKARTA,SNOL Mabes Polri mengklaim berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara sebesar Rp 15 milyar dari tindak pidana penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Dengan asumsi harga BBM bersubsidi Rp 4.500, Polri memperkirakan kerugian negara yang berhasil diselamatkan senilai Rp 15.494 milyar.
Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Suhardi Alius mengatakan, hingga kini dari penyelewengan BBM bersubsidi, Polisi telah menyita lebih dari tiga juta liter.
“Selama periode bulan Januari-Mei 2013, berdasarkan barang bukti solar dan premium bersubsidi yang disita sebanyak 3.443.066 liter,” ujar Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Suhardi Alius di Gedung Humas Mabes Polri, Senin (10/6).
Suhardi memaparkan, hingga bulan Mei 2013, terdapat 408 kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi yang ditangani Polri dengan jumlah tersangka sebanyak 463 orang. Sementara pada 2012, terdapat 1.176 kasus dengan 1.364 tersangka.
Pada periode 2013 ini, Polri menyita barang bukti berupa 3.371.090 liter solar, 71.976 liter premium, dan 65.575 liter minyak tanah.
Selain itu, Polri pun menyita ribuan barang bukti peralatan yang dipakai pelaku dalam penyalahgunaan BBM ini. Peralatan tersebut misalnya berupa 188 unit kendaraan roda empat, 14 unit roda enam, 17 unit roda dua, 7 unit truk tronton, 15 unit truk tanki, 18 unit kapal, 15 unit tangki minyak, 3.894 buah jerigen, dan 529 drum.
“Kapolri sudah menginstruksikan pada seluruh jajaran agar melakukan pengamanan BBM bersubsidi ini dengan ketat,” ungkap Suhardi yang akan menjabat Kapolda Jawa Barat tersebut.
Suhardi menambahkan, para pelaku diancam dengan UU No 22/2001 tentang Minyak dan Gas pasal 53 huruf a-d, pasal 54, dan pasal 55. Pelaku diancam hukuman 3-6 tahun penjara dengan denda Rp30-60 Milyar.(rsn/rmol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.