Kemana Restu Wahidin Halim?

F-WAHIDIN HALIM-DOK SATELITNEWSTANGERANG, SNOL Lima bakal calon walikota/wakil walikota Tangerang sudah mendaftarkan diri ke KPU. Namun, Walikota Tangerang Wahidin Halim (WH) belum memberi sinyal kemana restu akan diarahkan.

Padahal, restu WH disebut-sebut bakal menjadi ‘energi’ besar buat kandidat yang akan bertarung pada 31 Agustus mendatang. Bisa dipastikan, para loyalisnya langsung bergerak ‘mengamankan’ keputusan tersebut.

Sebagaimana diketahui, dari lima pasang calon walikota/wakil walikota Tangerang yang akan berkompetisi memperebutkan kursi Tangerang 1, sebagian besar merupakan orang-orang dekat Ketua DPD Demokrat Banten tersebut.

Abdul Syukur yang tak lain adik bungsunya, Arief R Wismansyah yang juga wakilnya di Pemerintahan Kota Tangerang, adapun Harry Mulya Zein adalah Sekretaris Daerah-nya, sedangkan Sachrudin merupakan Camat Pinang dan dikenal sebagai loyalisnya. Nama lainnya yang kini masih menjadi anak buahnya adalah Marju Kodri yang menjabat Direktur Utama PDAM Tirta Benteng.

WH sendiri menutup rapat-rapat soal restunya kepada siapa akan diberikan. Dia beralasan masih perlu menunggu putusan verifikasi calon pasangan walikota dari KPUD Tangerang.

“Kalau sekarang kan memang belum ada keputusan, jadi kita lihat nanti hasil verifikasi calon dari KPUD,” terang Wahidin Senin (10/6) usai menerima piala Adipura Kencana.

Bagaimana jika diminta Demokrat menjadi jurkam kandidat partai berlambang segitiga mercy tersebut? “ Saya belum bisa memutuskan sekarang, kan masih diproses di KPUD. Ya gimana nanti hasilnya,” ujarnya.

Terpisah, Ketua KPU Kota Tangerang Syafril Elain menjelaskan, mulai tanggal 9 Juni pihaknya melakukan verfikasi atas berkas-berkas para bakal calon. Termasuk soal adanya dualisme parpol pengusung.

“Kita sudah mengirim surat ke DPP Gerindra, mungkin kita juga akan temui langsung pengurusnya kemana dukungan yang sah. Kalau hanya via surat, takutnya mereka beralasan surat baru diterima,”pungkasnya.(made)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.