Simpan 170 Kg Ganja di Kolong Tempat Tidur

PAMULANG,SNOL Satuan Reserse Nakoba Polres Jakarta Selatan menggerebek sebuah rumah di Perumahan Reni Jaya, Kota Tangsel. Polisi menemukan 170 kilogram ganja kering yang disimpan di kolong tempat tidur.

Selain mengamankan ganja senilai Rp 450 juta, polisi juga menangkap HJ (41), pemilik rumah yang diduga bandar ganja di wilayah setempat. HJ ditangkap saat bersembunyi di balik lemari di rumahnya di Perumahan Reni Jaya, Jalan Brotoseno, Blok BB Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel, Senin (10/6).

Pengungkapan bermula dari informasi masyarakat, yang mengaku resah setelah mengetahui adanya peredaran narkoba jenis ganja di wilayah itu. Polisi yang menerima informasi itu langsung melakukan pengrebekan ke rumah tersangka.

Hasilnya, polisi menemukan sebuah kardus besar dan delapan kantong plastik hitam besar yang berisi nakotika jenis ganja.

“Barang haram tersebut didapatkan dari rumah tersangka, dia menyembunyikannya di kolong ranjang dan di dapur rumah. Sedangkan pelaku HJ, ditemukan tengah bersembunyi di balik lemari pakaian,” ungkap Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatan, Kompol Kus Subiyantoro, Senin (10/6).

Kepada penyidik, HJ mengaku ratusan kilogram barang haram tersebut didapatkan dari seorang bandar asal Aceh berinisial AB. “Pengakuan pelaku, dalam melakukan aksinya sudah berjalan 8 tahun menjadi bandar sekaligus kurir,” tegas Kus Subiyantoro.

Masih menurut Kasat, ganja tersebut awalnya diambil dari pintu Tol Dawuan Cikampek, Jawa Barat, yang sudah dipersiapkan AB, dengan total 216 kilogram. Usai mengambil paket ganja tersebut, HJ kemudian mengirimkan 20 kilogram ganja tersebut kepada AL (35) dan 16 kilogram kepada AW (45) di Stasiun Pondok Aren. “HJ menjual 16 kilogram ganja tersebut seharga Rp 2,5 juta per kilogram,” ujar Kus.

Sisanya, 170 kilogram lagi masih disimpan di rumahnya, dan belum sempat diedarkan. “Atas perbuatannya, HJ dijerat dengan pasal 111, 114 dan 132 Undang-Undang Narkotika dengan ancaman hukuman mati dan serendah-rendahnya seumur hidup,” tandas Kasat. (pramita/deddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.