Torehkan Sejarah, Tommy Sugiarto Juara di Superseries

SINGAPURA,SNOL Tommy Sugiarto menorehkan sejarah. Tunggal putra peringkat 13 dunia tersebut berhasil menjadi juara di Singapura Open Superseries 2013.
Tommy Sugiarto menekuk wakil Thailand, Boonsak Ponsana lewat pertarungan rubber set dengan skor 20-22, 21-5, 21-17 dalam laga yang dilangsungkan di Singapore Indoor Stadium, Minggu (23/6).
Itu merupakan gelar pertama Tommy sepanjang karirnya di superseries. Bagi PB PBSI, hasil yang diraih Tommy juga merupakan yang pertama sepanjang 2013. Sebelumnya, Simon Santoso berhasil menjadi juara dalam Djarum Indonesia Open Superseries Premier 2012.
Selain itu, kemenangan tersebut juga mengobati luka Tommy di Indonesia Open lalu. Saat itu, Tommy hanya bisa melangkah hingga semifinal. Juara yang ditorehkan Tommy juga termasuk hebat. Sebab, lawan yang dihadapi sangat berat.
Ponsana merupakan juara bertahan di kejuaraan tersebut. Selain itu, Ponsana juga sangat difavoritkan menjadi juara karena menempati unggulan kelima. Namun, Tommy ternyata tak gentar dengan semua itu.
“Tentunya senang sekali bisa meraih gelar superseries pertama. Kemenangan terakhir dari Boonsak membuat saya yakin bisa mengalahkan dia. Di pertandingan tadi saya terus membuat Boonsak berlari kesana-kemari, karena saya merasa lebih unggul dari segi stamina,” ungkap Tommy saat dimintai komentar setelah pertandingan.
Kunci kemenangan Tommy ialah persiapan maksimal yang dilakukannya. Dia sadar bakal menghadapi perlawanan ketat dari Ponsana. Karena itu, dia mempersiapkan fisiknya agar tak drop.
“Saya sadar kalau saya menang di game kedua, saya punya peluang besar untuk menang. Tapi saya juga antisipasi kalau Ponsana akan lebih fight di game ketiga. Sebelum bertanding, saya sudah siap untuk pertandingan panjang yang melelahkan, bahkan lebih melelahkan dari semifinal,” tegas Tommy. (jos/jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.