Inilah Duit Yudi Setiawan yang Dinikmati Luthfi Ishaaq

JAKARTA,SNOL Bekas Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq kerap menerima uang dari Yudi Setiawan. Selain uang, terungkap pula Luthfi kerap diberikan mobil oleh tersangka pembobol Bank Jabar dan Banten itu.
Begitu dugaan KPK sebagaimana tertuang dalam surat dakwaan Luthfi yang dibacakan Jaksa Rini Triningsih di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (24/6). Dalam dakwaan disebut bahwa Yudi mengenal Luthfi setelah dikenalkan Ahmad Fathanah, Deni Pramudia Adiningrat, dan Elda Devianne Adiningrat di Mal Grand Indonesia sekitar akhir tahun 2011 lalu.
“Sekitar akhir 2011, terdakwa menerima Rp 250 juta sebagai uang perkenalan dari Yudi. Uang dititipkan kepada Dani Pramudia Adiningrat, dan Deni tak memberikan langsung tapi menitipkan kembali kepada Ahmad Fathanah, tapi diminta kembali oleh Yudi. Yudi kemudian memberikan uang itu langsung kepada Luthfi di hadapan Fathanah di Mal Grand Indonesia,” kata Rini.
Disebutkan juga bahwa Yudi kembali memberikan uang sebesar Rp 165 juta kepada Luthfi. Uang diseragkan pada 8 Mei 2012, di Ermenegildo Zegna, Plaza Senayan, yang digunakan untuk pembayaran atas pesanan jas Luthfi. Pembayaran dilakukan dengan uang menggunakan dolar Singapura sebesar SGD 20 ribu, dan sisanya dengan citibank credit card.
Yudi juga memberikan uang sebesar Rp500 juta untuk ijon proyek benih kopi, yang diberikan di Rumah Makan Alayerajes pada 19 Juni 2012.
“Sebelumnya, Yudi sudah mentransfer uang ke rekening Giro BCA nomor 1302266667 atas nama CV Aneka Pustaka Ilmu, yang pada slip pengiriman tertulis ‘Ustadz Ke II Kopi,” kemudian dicairkan Fathanah dan diserahkan kepada terdakwa,” imbuhnya.
Atas pemberian tersebut, Yudi meminta terdakwa menandatangani kuitansi penerimaan. Namun, terdakwa meminta Fathanah menandatanganinya,” imbuhnya.
Selain uang, terdakwa Luthfi juga menerima pemberian mobil dari Toyota FJ Cruiser nomor polisi B 1340 TJE seharga Rp 900 juta pada 9 Juli 2012. Mobil dibeli dengan dicicil dengan uang muka Rp 330 juta. “Sisanya dibayar dengan kredit melalui PT Mitsui Leasing Capital dengan cicilan Rp 29.776.000 per bulan,” katanya.
Yudi memberikan cek kepada Luthfi sebesar Rp 450 juta pada 11 Juli 2012 di Rumah Makan Alayerajes, terkait pengadaan dan pendistribusian benih kopi untuk 12 provinsi, tahun anggaran 2012, dengan pagu anggaran Rp36 miliar.
“Sebelumnya, Yudi sudah mentransfer uang ke rekening Giro BCA nomor 1302266667 atas nama CV Aneka Pustaka Ilmu, yang pada slip pengiriman tertulis ‘Ustadz bayar kopi” kemudian cek dicairkan Fathanah dan diserahkan kepada terdakwa,” demikian jaksa Rini. [dem]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.