Organda Kab Tangerang Naikkan Tarif 28 Persen

BALARAJA,SNOL Organisasi Angkutan Darat (Organda) bersama Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Tangerang akhirnya sepakat menaikan tarif angkutan 28 persen.
Keputusan itu diambil guna menyesuaikan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan sejumlah kebutuhan hidup lainnya.
“Kesepakatan ini juga kami tuangkan di atas kertas yang ditandatangani oleh Organda dan Dishub, untuk kemudian diserahkan kepada Bupati Tangerang,” kata Wahyu Zatnika wakil ketua Organda Kabupaten Tangerang, Senin (1/7).
Menurutnya, perhitungannya dianggap realistis bagi pengelola angkutan umum/kota. “Awalnya Organda memang mengajukan 30 persen, tapi jadinya 28 persen. Namun, kami siasati dengan penggunaan tarif atas dan bawah. Semisal kalau ongkosnya Rp1000 jadi Rp1500, itu kami pakai tarif atas,” paparnya.
Keputusan ini diambil setelah Bupati Tangerang berjanji akan membenahi kinerja Dishubkominfo dalam hal pelayanannya yang masih dinilai kurang optimal. Bupati juga berjanji menertibkan pengujian kendaraan bermotor atau uji KIR keliling.
“KIR keliling itu tidak jelas dan harus dihapuskan, bupati setuju untuk itu. Kemudian bupati juga setuju akan pembentukan forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ),” tegas Wahyu.
Sebelumnya, kenaikan tarif angkutan umum di Kabupaten Tangerang tinggal menunggu keputusan Bupati Tangerang. Dishubkominfo mengklaim hasil pertemuannya dengan Organda sepakat tarif angkutan naik 28 persen.
“Kapan naiknya, kita tinggal menunggu Surat Keputusan dari Bupati Tangerang,” kata Slamet Setiawan kepala Dishubkominfo Kabupaten Tangerang.
Pihaknya mengklaim hasil pertemuan Dishubkominfo dengan Organda menghasilkan persentase kenaikan sebesar 28 persen. “Angka persentasi itulah yang kami usulkan ke Bupati unuk diputuskan. Nah, soal 35 persen yang sempat ramai kemarin itu belum sah,” tegas Slamet. (aditya/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.