Dewan Amini Bupati Revisi Aturan Pilkades

TIGARAKSA,SNOL Wakil Ketua Komisi I Bidang Pemerintahan DPRD Kabupaten Tangerang, Sapri mengapresiasi langkah Bupati Ahmed Zaki Iskandar untuk merevisi Perbup dan Perda terkait Pilkades.
“Kami setuju. Termasuk langkah bupati melarang atribut pilkades dipakai di area TPS dan pembangunan posko pemenangan karena bisa memicu kerusuhan dan gesekan antar simpatisan,” tukas Sapri.
Dikatakan Sapri, soal kerusuhan dalam Pilkades tidak semata-mata karena Perbup dan Perda. Namun, juga karena panitia yang tidak profesional dalam menjalankan tugasnya saat proses pemilihan.
“Karena banyak polemik disebabkan panitia condong membela salah satu kandidat, tanpa memperhatikan profesionalitasnya. Jadi pemilihan panitia harus dicermati betul oleh camat agar terwujud panitia yang berkualitas dan profesional sehingga tidak memunculkan polemik,” pungkasnya.
Sementara itu  riak-riak ketidakpuasan hasil Pilkades serentak di Kabupaten Tangerang masih terus terjadi. Di Desa Dukuh, Kecamatan Cikupa, puluhan simpatisan salah satu calon mengepung kantor desa setempat.
Mereka menolak hasil Pilkades dan menduga panitia melakukan kecurangan, serta adanya kartu undangan pemilihan ganda. Asmuni, koordinator aksi mengatakan, Pilkades di Desa Dukuh sarat kecurangan. Selain dugaan penggelembungan, tim dari calon lawan diduga melakukan money politik.
“Kami hanya mengharapkan keadilan. Kalau pihak panitia tidak mengakui adanya indikasi ini kami akan membawa masalah ini ke ranah hukum. Kami punya buktinya,” ucap Asmuni.(aditya/ deddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.