Baru Lulus SD, Bunga Disekap dan Diperkosa

TIGARAKSA,SNOL  Berhati-hatilah mencari teman. Seorang gadis lugu berusia 12 tahun sebut saja Bunga, warga Desa Jeunjing Kecamatan Cisoka disekap dan diperkosa oleh temannya sendiri bernama Agus (27).
Awalnya pada Selasa (25/6) malam Bunga diajak pelaku jalan-jalan. Namun hingga Rabu (26/6) pagi korban tak kunjung pulang ke rumahnya. Orang tua korban pun resah dan mencari Agus yang terakhir mengajak anaknya itu.
Setelah ketemu pelaku, Kardi mengintrogasinya untuk mencari tahu keberadaan korban. ”Pelaku selalu mengelak saat ditanya keberadaan anak saya. Setelah saya marahi, dia baru ngaku kalau anak saya disembunyikan di sebuah rumah kosong di Desa Jeunjing,” ujar Kardi (50) ayah tiri korban saat mendampingi anaknya di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Tangerang, Rabu (3/7).
Korban akhirnya dikeluarkan dari tempat penyekapan pada Rabu pukul 16.00 Wib. Saat di bawa pulang ke rumah, kondisi psikologis korban labil. korban kerap jatuh pingsan. Pihak keluarga pun mencoba memberikan pengobatan medis agar kondisi korban pulih kembali.
”Neneknya mencoba mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Anak saya mengaku dia diperkosa Agus dan diduga ada tindak kekerasan juga yang dilakukan pelaku. Nah hari Jumat (28/6), kami melaporkan masalah ini ke Polsek Cisoka. Kemudian diarahkan ke unit PPA Pol-resta Tangerang,” terang aktifis salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat ini.
Kardi sendiri tidak menyangka, Agus pria yang selama ini dikenalnya sebagai karyawan pabrik tega menodai anak tiri pertamanya yang baru lulus dari bangku sekolah dasar. Pihaknya juga tidak tahu apakah anaknya memiliki hubungan seperti berpacaran dengan pelaku.
”Semua hasil visum dan barang bukti atas kejadiaan ini (pemerkosaan,red) sudah saya sampaikan ke Polres untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Kardi didampingi anggota keluarga lainnya.
Kanit PPA Polresta Tangerang, Ipda Rolando Hutajulu membenarkan adanya kejadian tersebut. Kasus ini masih dalam pemeriksaan petugas. ”Pelakunya juga sudah kami amankan, saat ini kasus-nya masih dalam pemeriksaan,” pungkasnya. (aditya/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.