Tips Puasa ala Rasulullah SAW

PUASA adalah agenda utama di bulan Ramadhan. Bagaimana tips puasa yang baik? Berikut semoga bisa membantu memahami tips puasa ala Rasulullah SAW.
1.  Memantapkan Niat
Nabi Muhammad SAW mengawali puasa dengan niat, sebab niat merupakan jiwa dari amalan. Setelah mengucapkan niat langkah berikutnya adalah memohon kepada Allah SWT agar niat tersebut dimantapkan. Berbeda dengan puasa sunnah semisal puasa Senin-Kamis yang niatnya boleh pada pagi ketika hendak berpuasa. Maka puasa wajib di bulan Ramadhan ini niatnya dilakukan pada malam harinya untuk berpuasa esok hari. (Barangsiapa yg tak berniat sebelum fajar untuk puasa maka tak ada puasa baginya. (HR. Abu Daud, Ibnu Majah, Al-Baihaqi)
2. Melaksanakan Makan Sahur
Semua sahur adalah barakah, maka janganlah kalian meninggalkannya, walaupun di antara kalian hanya meneguk air. Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat atas orang-orang yang melakukan sahur. (HR. Ahmad, dan al-Mundziri)
3. Berbuka (Ifthar) Sebelum Sholat Maghrib
Tiga perkara yang merupakan akhlak para nabi: menyegerakan berbuka, mengakhirkan sahur dan meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri dalam shalat. (HR. Ath-Thabarani, hadist Mauquf)
4. Buka Puasa Dengan Kurma dan Air
Adalah Rasulullah Saw berbuka dengan korma basah (ruthab), jika tidak ada ruthab maka berbuka dengan korma kering (tamr), jika tidak ada tamr maka minum dengan satu tegukan air. (HR. Ahmad, Abu Daud, Baihaqi, Hakim, Ibn Sunni, Nasai, Daruquthni dan lainnya). Baiknya berbuka dengan kurma dengan bilangan ganjil: 1, 3 atau 5. Jika tidak apa saja yang ada. Namun Alhamdulillah kurma sudah tersedia di mana saja.
5. Banyaklah Berdoa Ketika Puasa dan Berdoa Ketika Berbuka
Berdoa ketika berbuka puasa merupakan salah satu doa Mustajab, seperti banyak disebut dalam hadist-hadist. Antara lain: Tiga orang yang tidak akan ditolak doanya, orang yang puasa ketika berbuka, Imam yang adil dan doanya orang yang didhalimi. (HR. Tirmidzi, Ibn Majah, dan Ibnu Hibban). Apalagi detik-detik menjelang berbuka, Insya Allah doanya Mustajab. Jadi banyaklah berdoa ketika menjelang berbuka.
6. Berbukalah Dengan Doa Yang Pernah Nabi Saw ajarkan
Dzahabadh zhoma’u wabtallatil uruqu wa tsabatal ajru insya Allah [Telah hilang dahaga dan telah basah urat-urat, dan telah ditetapkan pahala Insya Allah. (HR. Abu Daud, Baihaqi, Hâkim, Ibn Sunni, Nasâ’i, Daruquthni dan lainnya).
7. Memperbanyak istighfar pada malam terakhir Ramadhan
Rasulullah Saw bersabda pada bulan Ramadhan umatku diberi lima perkara yang tidak pernah diberikan pada seorang Nabi pun sebelumku. Pertama, bila datang setiap awal Ramadhan, Allah melihat mereka. Barangsiapa dilihat Allah, maka selamanya tidak akan disentuh adzab.
Kedua, bau mulut mereka pada sore hari disisi Allah lebih harum dari aroma minyak kesturi. Ketiga, para malaikat memohonkan ampunan bagi setiap siang dan malam.

Keempat, Allah menyuruh surga-Nya dengan firman-Nya : “Bersiap-siaplah dan hiasilah dirimu untuk hamba-hamba-Ku. Kamu telah dekat saat beristirahat dari kelelahan hidup di dunia dan kembali ke tempat-Ku dan rahmat-Ku.” Kelima, bila telah tiba akhir Ramadhan, Allah mengampuni dosa-dosa mereka semua. (HR. Ahmad, Baihaqi dan Al-Bazzar).(wid/rmol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.