Tangsel Tunggu Jawaban Mendagri Soal Mapolres

SETU,SNOL Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany berkirim surat ke Dirjen Keuangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), untuk meminta persetujuan mengenai rencana pembangunan Mapolres Tangsel.
“Ini sangat mendesak. Tak hanya dalam segi pengamanan wilayah, keberadaan Polres Tangsel sangat dibutuhkan masyarakat untuk mempermudah pelayanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan surat menyurat lain yang berhubungan dengan kepolisian,” ujarnya.
Surat tersebut berisi permohonan keterangan mengenai sejauh mana kewenangan Pemkot untuk penyediaan Mapolres tersebut. Sebab, ada hal yang tak boleh atau bukan menjadi hak pemerintah daerah, seperti kebijakan fiskal (moneter), kebijakan luar negeri, dan kebijakan pertahanan dan keamanan. Juga untuk pengadaan Mapolres, termasuk pada pengambilan kebijakan pertahanan dan keamanan.
Meki surat tersebut belum mendapat jawaban dari Dirjen Keuangan Kemendagri, Pemkot Tangsel, terus melakukan sounding dengan Kapolda Metro Jaya, Kapolres Kota Tangerang dan Kapolres Metro Jakarta Selatan terkait rencana pembangunan gedung Polres Tangsel ini.
Untuk mempersiapkan Mapolres di Kota Tangsel, Pemkot mengajukan dana sebesar Rp10 miliar. Rencananya, proses pembangunan bakal dilakukan secara multiyears.
“DPRD sudah menyetujui anggaran yang diusulkan itu. kami sudah siapkan lahan di kawasan Serpong, tepatnya di Jalan Letkol Sutopo, Serpong. Lahan tersebut merupakan Fasilitas Sosial (Fasos) dan Fasilitas Umum (Fasum) milik Pengembang BSD yang sudah diserahkam kepada pemerintah kota. Lokasinya di belakang kantor Polsek Serpong,” kata dia.
Terpisah, Kepala Dinas Tata Kota Bangunan dan Pemukiman Kota Tangsel Dendi Pryandana, mengatakan hingga saat ini proses pembangunan gedung Polres Tangsel masih tahap detailed engineering design (DED). Dia juga mengaku sudah menerima DED pembangunan dari Desain Polda Metro Jaya.(pramita/jarkasih/satelitnews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.