Stok Kantong Darah Menurun

TANGERANG SELATAN,SN— Selama Ramadhan tiba, PMI Kota Tangsel mengaku ketersediaan kantong darah berkurang drastis. Jika pada hari biasanya ada 10 sampai 20 orang yang mendonorkan darah, namun memasuki bulan Ramadhan ini baru empat orang saja yang mendonorkan darahnya.

“Dalam kondisi bulan puasa begini memang sulit, sebab orang yang mendonorkan darahnya mayoritas adalah muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa. Makanya ada ketimpangan antara suplay darah dengan kebutuhannya,” ujar Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Tangsel Muhammad Alwan, Kamis (11/7).

Untuk tetap menjaga ketersediaan darah tersebutlah, Alwan menjelaskan, UTD PMI Kota Tangsel mulai jemput bola setiap akhir pekan atau setiap malamnya. Bila malam tiba, mulai dari sore hari UTD mobile dengan menggunakan bis keliling mendatangi beberapa masjid dan pusat perbelanjaan untuk menjemput atau mencari para pendonor. Rabu (12/7) lalu para petugas mendatangi Mall ITC Serpong dengan menggunakan bis UTD.

“Ya selama dua hari kemarin kami lakukan aksi donor darah di sana. Selain itu, pada Minggu pagi mendatang akan ke Pure di Pondok Cabe untuk melakukan Donor Darah bagi umat Hindu,” ujar Alwan.

Selama Ramadhan ini pula, petugasnya akan menyasar tiap gereja dan rumah ibadah non muslim, serta menghampiri setiap orang yang ingin mendonorkan darahnya.

Dengan cara seperti ini, diharapkan stok darah akan tetap terjaga hingga selepas bulan Ramadhan. “Kami yakin bisa terjaga, sebab darah juga tidak bisa distok, karena dalam kurun waktu 28 hari pasti darah sudah rusak dan tidak bisa digunakan lagi,” ucapnya. (pramita/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.