Kasus Korupsi Kredit Rp 80 Miliar Diambil Alih Kejagung

SERANG,SNOL Kejaksaan Agung(Kejagung) kembali mengambil alih perkara kasus dugaan korupsi yang ditangani Kejati Banten.
Kali ini dugaan korupsi kredit bermasalah yang dikucurkan Bank Pembangunan Daerah Jabar dan Banten Tbk (Bank BJB) Cabang Tangerang kepada PT Primer Agroindustri Makmur (PAM) pada tahun 2007 senilai Rp80 miliar.
“Ya perkara itu sudah ditangani Kejagung,” kata Asintel Kejati Banten Hermanto, SH, Minggu (14/7). “Pelimpahan dilakukan karena dikhawatirkan terjadi tumpang tindih penanganan perkara. Kejati memang menangani kasus itu. Tapi ternyata kasusnya lebih dulu ditangani Kejagung,” ujarnya.
Menurut Hermanto, Kejagung sudah memeriksa 20 saksi dalam perkara tersebut. “Nilai kerugian sangat besar yaitu sekitar Rp80 miliar. Jadi, sekarang kami tidak menangani perkara itu,” ujarnya.
Diketahui kucuran kredit itu diduga menyalahi prosedur perbankan yang sesuai dengan ketentuan pemberian kredit yang sehat dan prinsip kehati-hatian.
Sebelumnya Kejagung juga mengambil alih kasus dugaan korupsi pengadaan delapan unit kapal di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Banten senilai Rp 12 miliar tahun 2011. Dalam kasus tersebut, Kejagung sudah menetapkan tiga tersangka yakni dua pejabat dari DKP Banten yaitu Mahdyudin dan Ade Burhanudin, satu pejabat lagi dari pihak pengusaha. (bagas/eman/satelitnews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.