Pencairan BLSM Ricuh, Lansia Pingsan

TIGARAKSA,SNOL Pencairan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) di Kantor Pos Cabang Tigaraksa berlangsung ricuh. Antrian yang berdesakan membuat seorang wanita lanjut usia jatuh pingsan.
Pembagian BLSM berlangsung Senin (15/7)sejak pukul 07.00 Wib hingga sore hari. Masyarakat dari sejumlah desa dan kecamatan memadati lokasi. Mereka mengantri dan saling berdesakan. Aksi saling dorong pun terjadi.
Kebanyakan warga yang ikut mengantri sudah berusia lanjut. Kondisi ini membuat Maryati (65) yang datang bersama seorang anak kecil jatuh pingsan dan nyaris terinjak-injak.
Rupanya, Maryati sudah tidak kuat lantaran sudah mengantri sejak pukul 06.00 wib sebelum kantor pos buka. ”Saya terdorong oleh warga lain, lalu polisi menutup pintu pagar karena warga berebutan secara paksa. Disitulah saya terjepit pagar,” akunya setelah tersadar dari pingsannya.
Maryati mengatakan, seharusnya kantor pos memberikan nomor urut antrian agar pencairan BLSM berjalan dengan tertib, serta memisahkan antara perempuan dengan laki-laki. Sehingga tidak terlalu berdesak-desakan.
”Seharusnya dipisah, kalau seperti ini pada rebutan karena mengantri tanpa nomor urut,” keluh warga Kecamatan Kresek ini.
Kepala Kantor Pos Cabang Tigaraksa Ngatino mengatakan, pihaknya melakukan pembagian dana BLSM sudah berjalan selama 4 hari, sejak Jumat (15/7) pekan kemarin. Hingga kini sudah 17.200 warga penerima yang telah mengambil dana BLSM. Soal ada warga yang pingsan menurutnya, pihak kantor pos sudah berupaya dengan baik. Namun jumlah warga saat itu memang sangat banyak.
”Kantor pos akan terus berusaha melayani masyarakat yang hendak mengambil dana kompensasi BBM di kantor pos, sesuai dengan petunjuk dari pusat,” tukasnya.
Pelayanan pencairan BLSM di Tigaraksa akan berlangsung sesuai dengan jam operasional yaitu dari pukul 08.00 Wib sampai 17.00 Wib. Sehingga program pemerintah pusat tersebut bisa berjalan dengan baik.
”Kantor pos Tigaraksa saat ini melayani masyarakat dari sepuluh wilayah Kecamatan yaitu Tigaraksa, Cikupa, Cisoka, Solear, Jambe, Jayanti, Balaraja, Kresek, Gunung Kaler dan Sukamu-lya,” pungkasnya. (aditya/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.