Belasan Penerima BLSM Terluka

TIGARAKSA,SNOL Belasan ibu terluka saat angkot yang mereka ditumpangi menabrak. Ibu-ibu warga Desa Pekong Kecamatan Balaraja ini baru saja selesai mengambil dana BLSM di Kantor Pos Cabang Tigaraksa.
Angkot dengan Nopol B-2452-BU jurusan Pasar Sentiong-Balaraj-Curug, yang dikemudikan Aang Kurniawan (18) itu sebelumnya terlihat melaju kencang dari arah Desa Pasir Nangka menuju Desa Cibadak Rabu (17/7) sekitar pukul 11.30 Wib.
Tiba-tiba mobil tersebut terperosok ke parit tepi jalan dan langsung menghantam tiang listrik. Benturan keras terjadi hingga bagian depan angkot ringsek dan kaca mobil pecah.
“Gubrak, suaranya keras sekali. Saya langsung mendekati mobil itu. Pas dilihat ternyata banyak penumpangnya ibu-ibu dan anak kecil,” ujar Hasanudin, saksi mata yang melihat kejadian itu kepada Satelit News di lokasi kejadian.
Hasanudin pun mencoba membantu korban dengan mengeluarkannya dari jendela angkot satu persatu bersama warga lainnya serta mengeluarkan sopir yang belakangan diketahui bernama Aang Kurniawan warga Kabupaten Lebak Banten. Korban mengalami luka di kepala kaki dan tangan.
“Para korban langsung dibawa ke RS Ibu dan Anak Selaras untuk diobati. Kebe-tulan ada angkot yang melintas dan ikut membantu mengantarkan korban. Saya sendiri tidak tahu apa penyebab kecelakaan itu, padahal jalanan sepi dan lebar kok bisa sampe nabrak,” ungkap Hasanudin.
Di RS Ibu dan Anak Selaras, Tarni masih tampak shock saat duduk dilantai bersama penumpang lainnya. Beberapa korban menahan sakit pada bagian tubuhnya.
“Ada 15 orang dari Desa Pekong Kecamatan Balaraja, habis ambil BLSM di Kantor Pos Cabang Tigaraksa. Tiba-tiba pulangnya angkotnya nabrak. Gak tau kenapa tuh sopirnya, mabok kali,” kata Tarni sambil mengeluarkan kakinya yang sakit.
Penumpang lainnya Sawini menuturkan, saat kejadian dirinya duduk di kursi deretan belakang sebelah kiri. Saat kejadian mobil oleng ke kiri dan terpesorok membuat deretan penumpang di sebelan kanan sopir menibannya.
“Saya tertimpa penumpang lainnya, dada saya sakit,” keluhnya sambil meneteskan air mata.
Wati, penumpang yang tidak terluka mengatakan dirinya sudah melihat keanehan perilaku sopir yang disewa warga tersebut. Saat itu warga yang seluruhnya telah mengambil BLSM sudah berkumpul diangkot.
“Tapi pada saat itu lama sekali sopir datangnya, entah kenapa. Kok bisa nabrak, mungkin dia ngantuk kali. Bahkan uang BLSM saya dan dompet tidak ada, hilang saat kecelakaan. Sebagian anggota keluarga dari penumpang sudah diberitahu dan sudah datang ke RS,” tandasnya.
Anggota Satlantas Polres Kota Tangerang Ipda Hamdi mengungkapkan, sopir bernama Aang Kurniawan warga Kampung Cibuah Masjid, Warung Gunung Kabupaten Lebak.
“Sopirnya ini sepertinya sopir tembak, di dompetnya hanya ditemukan KTP saja, SIM dan STNK atau fotocopiannya juga tidak ada. Kondisinya juga masih shock,” terang Hamdi.
Kasat Lantas Polres Kota Tangerang, Kompol Leganek mengungkapkan, kecelakaan ini diduga akibat sopir hilang kendali saat mobil angkutan yang dikemudikannya melaju dengan kecepatan tinggi. Penumpang yang berjumlah 15 orang tersebut 10 orang diantaranya luka ringan, 3 luka sedang, 1 tidak luka, 1 luka sobek di paha kanan.
“Diduga out control, mobil angkot kecepatan tinggi dari arah Tigaraksa menuju Cibadak melewati Jalan Bolang. Lalu di perjalanan tidak dapat mengendalikan kecepatan. Kemudian kedua ban sebelah kiri terperosok ke got dan menabrak tiang listrik. Sementara kasusnya masih dalam pemeriksaan kami,” pungkasnya. (aditya/jarkasih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.