Laporan Dana Kampanye Perlu Dipublikasi

JAKARTA,SNOL Komisi Pemilihan Umum diminta segera menerapkan peraturan soal transparansi pendanaan kampanye.
Persoalan klasik yang selalu muncul berkaitan dengan keuangan terutama dana kampanye adalah laporan keuangan dan laporan pertanggungjawaban.
“Laporan keuangan dana kampanye diperlukan sebagai pertanggungjawaban partai politik dan kandidat caleg kepada pemilihnya,” ujar peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Lia Wulandari dalam diskusi bertema ‘Mendorong Caleg Mengumumkan Laporan Dana Kampanye’ di Kedai Tjikini, Jakarta, Kamis (18/7).
Dia menjelaskan, kewajiban mengumumkan laporan dana kampanye bertujuan agar masyarakat mendapat akses untuk memperoleh informasi mengenai berapa banyak sumbangan, siapa pemberinya, dan ditujukan untuk apa saja.
“Laporan itu harus diungkap kepada auditor resmi dan dipublikasikan kepada masyarakat,” kata Lia.
Lebih jauh, menurut Lia, revisi yang dilakukan terhadap Undang-Undang Nomor 8/2012 tentang Pemilihan Umum telah membuka peluang perubahan ketentuan yang ada mengalami perbaikan. Di mana, adanya ketentuan yang mewajibkan parpol untuk menyerahkan nomor rekening dana kampanye pemilu kepada KPU sebagai salah satu prasyarat peserta pemilu.
Namun, pada kenyataannya masih banyak transaksi sumbangan baik untuk parpol maupun kandidat yang tidak dilakukan melalui rekening. Sehingga, membuka peluang tidak efektifnya penerapan aturan tersebut.
“Realita yang terjadi adalah masing-masing caleg jauh lebih banyak menggunakan modal dana yang dikelola sendiri daripada dana kampanye bantuan dari partainya,” jelas Lia.(dem/rmol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.