DKPP Inisiasi Aturan Bersama Antar Penyelenggara Pemilu

JAKARTA,SNOL Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menginisiasi adanya aturan bersama antar lembaga penyelenggara pemilu.
Lembaga-lembaga tersebut adalah DKPP, Komisi Pemilihan Umum, dan Badan Pengawas Pemilu.
“Diperlukan adanya struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) yang harus dituangkan jadi peraturan bersama tentang kode etik dan tata laksana, ini belum selesai. Kode etik dan pedoman beracara sudah,” ujar Ketua DKPP Jimly Asshidiqqie di sela Rapat Koordinasi Teknis Stakeholder Penyelenggara Pemilu di Hotel Sahid Jakarta, Senin (22/7).
Menurutnya, menjelang Pemilu 2014 mendesak adanya mekanisme hubungan kerja antar tiga lembaga tersebut yang dapat menjamin pengelolaan lembaga-lembaga itu secara efektif.
Jimly menambahkan, hal ini penting dilakukan agar penanganan tahapan pemilu bisa berjalan dengan baik dan tidak banyak menemukan kendala di kemudian hari. Dengan begitu, kualitas pemilu yang diselenggarakan dapat terjamin baik.
“Walaupun tidak mencampuri, namun ada irisan kepentingan yang sama, dalam menciptakan efisiensi dan efektifitas kinerja kelembagaan. Ke depan, pemilu sebagai tanggung jawab semua, penyelenggara pemilu ini bisa menjamin pelaksanaan pemilu yang baik,” jelasnya.
Lebih jauh, Jimly mengungkapkan bahwa persoalan pengawasan pada Pemilu 2014 akan jauh lebih kompleks dibanding pemilu sebelumnya. Karenanya, lembaga pemilu yang ada harus tetap bekerja secara optimal.
“Pengawasan pemilu saat ini lebih kompleks, mulai dari pengawasan administrasi, pengawasan Bawaslu, pengawasan kepolisihan, dan plus satu lagi sekarang ini yakni pengawasan DKPP,” imbuhnya.(dem/rmol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.