3000 Napi di Banten Dapat Remisi Lebaran, Termasuk Koruptor

SERANG, SNOL Sebanyak 3.115 narapidana (Napi) di sejumlah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Provinsi Banten mendapat potongan masa hukuman atau remisi khusus pada lebaran.
“Remisi kali ini khusus diberikan kepada napi yang beragama Islam karena ini remisi khusus perayaan lebaran Idul Fitri,” kata Kepala Devisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Banten, I Nyoman Putra Surya, Rabu (24/7).
Namun, lanjut Nyoman, jumlah napi tersebut masih terus bertambah, seiring masih adanya proses pendataan yang dilakukan oleh Kementerian Hukum dan HAM, lantaran masih ada para napi yang menunggu keputusan inkrah terhadap perkaranya.
“Data ini tertanggal 23 Juli, jadi masih ada kemungkinan penambahan jumlah napi yang dapat remisi khusus karena masih ada yang menunggu putusan hakim dan inkrah,” ujarnya.
Meski tidak dijelaskan secara rinci, dari data tersebut ada sekitar 48 napi yang bisa langsung bebas pada hari lebaran, sedangkan sisanya masih harus menjalani hukuman sesuai dengan hukuman yang diterima napi.
Remisi yang diterima para napi bervariasi. Ada yang mendapat potongan masa penahanan 15 hari hingga 2 bulan. Penyerahan remisi secara simbolis akan dilaksanakan di Lapas Kelas 1 Tangerang pada lebaran nanti.
“Ada napi yang langsung bebas, ada juga yang masih harus menjalani sisa hukuman,” terangnya.
Menurut Nyoman, Kementerian Hukum dan HAM juga memberlakukan remisi untuk narapi-dana dalam kasus korupsi. Dari data yang diakses di Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Banten terdapat 53 orang. Namun, Nyoman mengaku belum mengetahui secara pasti.
“Yang jelas remisi untuk kasus korupsi itu dilakukan Kementerian Hukum dan HAM, jadi kami belum tahu,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemberian remisi kepada para napi dilakukan selektif. “Hanya napi yang memenuhi kriteria yang mendapat remisi. Kriterianya sudah mendapat putusan tetap dari hakim, sudah menjalani pidana hukuman selama 6 bulan dan berkelakuan baik,” imbuhnya. (bagas/eman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.